Xiaomi Smart Door Lock 5C Resmi Meluncur, Kunci Pintar dengan Keamanan Berlapis dan Baterai 12 Bulan
- Xiaomi
GadgetVIVA - Xiaomi kembali memperluas ekosistem rumah pintarnya dengan memperkenalkan Smart Door Lock 5C, kunci pintu pintar yang menawarkan sistem keamanan fisik sekaligus beragam pilihan untuk membuka pintu. Perangkat ini saat ini memasuki masa pra-penjualan di China dengan harga 659 yuan atau sekitar Rp1,5 jutaan jika dikonversikan secara kasar.
Menariknya, Xiaomi tidak hanya mengandalkan teknologi digital pada produk ini. Smart Door Lock 5C juga membawa mekanisme penguncian fisik yang dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan ketika bagian luar kunci mengalami gangguan. Dengan begitu, perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang ingin meningkatkan keamanan rumah tanpa meninggalkan metode kunci konvensional.
Menggunakan Silinder Kunci Kelas C
Salah satu bagian penting dari Xiaomi Smart Door Lock 5C adalah penggunaan silinder kunci kelas C. Standar ini menjadi bagian dari sistem keamanan mekanis yang digunakan untuk membantu mencegah upaya pembobolan.
Selain itu, Xiaomi menempatkan mekanisme kopling di dalam bodi utama kunci. Desain tersebut membuat mekanisme penguncian tidak mudah diakses dari luar. Bahkan, apabila panel bagian luar dirusak atau gagang pintu dipaksa, sistem penguncian internal tetap dapat mempertahankan posisi terkunci.
Di sisi dalam, tersedia kenop pengunci fisik yang mudah digunakan. Pintu juga dapat mengunci secara otomatis ketika ditutup. Selanjutnya, pengguna cukup mengangkat gagang untuk mengaktifkan mekanisme penguncian tambahan.
Dengan pendekatan tersebut, Xiaomi Smart Door Lock 5C tidak hanya mengandalkan software, tetapi juga menggabungkan perlindungan mekanis dan elektronik.
Sidik Jari Jadi Cara Utama Membuka Pintu
Untuk akses sehari-hari, Xiaomi mengandalkan pemindai sidik jari semikonduktor yang ditempatkan pada bagian gagang pintu. Menurut Xiaomi, sensor tersebut mampu membaca sidik jari dalam waktu sekitar setengah detik.
Selain cepat, sistem sidik jari juga dapat memperbarui data secara berkala. Tujuannya adalah menjaga kemampuan sensor dalam mengenali sidik jari pengguna dengan lebih akurat dari waktu ke waktu.
Yang cukup menarik adalah hadirnya fitur sidik jari darurat. Pengguna dapat mendaftarkan sidik jari tertentu untuk kondisi khusus. Ketika sidik jari tersebut digunakan, pintu akan terbuka sekaligus mengirimkan pemberitahuan secara diam-diam kepada kontak darurat yang telah ditentukan.