Microsoft Surface Siapkan Laptop Arm Murah Berbasis AMD Sound Wave, Siap Hadapi MacBook Neo?

Render konsep laptop Microsoft Surface yang disinyalir mengusung cip Arm AMD Sound Wave.
Sumber :
  • Dok. Microsoft

Dari data teknis yang beredar, AMD Sound Wave membawa konfigurasi 6 inti CPU Arm yang terbagi menjadi 2 inti performa dan 4 inti efisiensi. Sektor pengolah grafis terintegrasi (iGPU) disokong arsitektur RDNA 3.5 dengan 4 Compute Units. Selain itu, cip ini dibekali memori MALL cache sebesar 16 MB, dukungan RAM LPDDR5X-9600, serta unit NPU generasi keempat untuk memproses instruksi kecerdasan buatan secara lokal.

Dibuat menggunakan proses fabrikasi 3 nanometer dari TSMC, cip ini ditargetkan memiliki rentang daya (TDP) tergolong sangat irit, yakni hanya 5 hingga 10 Watt. Profil daya seminimal ini membuat AMD Sound Wave sangat ideal untuk laptop tanpa kipas (fanless) bertubuh tipis yang tetap mampu mempertahankan ketahanan baterai sepanjang hari.

Fleksibilitas Arsitektur Arm dan Pilihan Chipset Microsoft

Kendati potensi hadirnya AMD Sound Wave sangat menarik, Microsoft belum memberikan konfirmasi resmi mengenai mitra komponen yang akan dipilih. Laporan rantai pasokan dari DigiTimes belum menyebutkan secara eksplisit apakah varian Surface murah ini bakal menggunakan platform AMD atau mempertahankan dominasi Qualcomm Snapdragon X2 Plus dengan varian yang lebih terjangkau.

Namun, jika rumor ini terealisasi, kehadiran AMD di ranah Laptop Arm akan mengubah peta persaingan secara signifikan. Selama ini, Qualcomm menjadi pemain tunggal yang menyokong inisiatif Windows on Arm untuk perangkat kelas konsumen. Masuknya opsi dari AMD tidak hanya memberi variasi pilihan bagi produsen, tetapi juga berpotensi menekan biaya produksi sehingga harga akhir ke tangan konsumen bisa ditekan lebih rendah.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen industri dalam mengadopsi arsitektur Arm untuk komputer jinjing harian. Efisiensi daya yang ditawarkan arsitektur ini terbukti menjadi kunci utama dalam menciptakan perangkat yang tidak cepat panas dan memiliki daya tahan baterai yang mengungguli prosesor x86 konvensional.

Menimbang Posisi Surface Terjangkau untuk Konsumen

Rencana Microsoft untuk merilis perangkat Surface 12 inci berbasis Arm membuka peluang baru bagi konsumen yang menginginkan laptop terjangkau dengan kemampuan mobilitas tinggi. Meskipun tanggal rilis resminya di Tanah Air belum diumumkan, pergerakan ini menunjukkan bahwa persaingan laptop ultraportabel akan makin ketat di masa mendatang.