MacBook Neo 2 Siap Pakai Cip A19 Pro dan RAM 12GB, Ini Bocoran Lengkapnya

Generasi pertama MacBook Neo yang dirilis awal tahun ini akan segera mendapatkan penerus dengan peningkatan spesifikasi dapur pacu.
Sumber :
  • Dok. Apple

GadgetVIVA - Lini laptop terjangkau buatan Apple dikabarkan siap mendapatkan pembaruan besar pada paruh pertama tahun depan. Setelah meluncurkan generasi perdana pada Maret lalu, raksasa teknologi ini sedang menyiapkan MacBook Neo 2 sebagai penerus yang membawa peningkatan signifikan pada sektor dapur pacu dan kapasitas memori dasar.

Berdasarkan informasi terbaru yang dibagikan oleh jurnalis teknologi Mark Gurman melalui laporan Bloomberg, MacBook Neo 2 dijadwalkan meluncur antara bulan Maret hingga Juni 2026. Langkah ini mempertegas langkah strategi Apple untuk mengamankan porsi pasar laptop budget bertenaga yang tetap efisien dari sisi konsumsi daya harian.

Lompatan Dapur Pacu Lewat Cip A19 Pro dan RAM 12GB

Peningkatan paling menonjol pada MacBook Neo 2 terletak pada penggunaan chipset Apple A19 Pro. Langkah menyematkan prosesor seri Pro kelas ponsel ke dalam perangkat laptop entry-level terbukti efektif dalam memberikan efisiensi daya maksimal tanpa mengorbankan performa komputasi harian. Arsitektur cip ini dirancang untuk menangani alur kerja multitasking, penyuntingan dokumen berat, hingga pemrosesan visual ringan secara lebih responsif.

Selain cip baru, Apple juga dikabarkan mendongkrak kapasitas RAM dasar menjadi 12 GB. Keputusan ini menjadi kabar baik bagi calon pengguna, mengingat pemrosesan aplikasi modern serta integrasi fitur kecerdasan buatan di macOS membutuhkan ruang memori yang lebih lega. Kapasitas 12 GB memastikan pemrosesan di latar belakang berjalan mulus indexing atau penurunan kecepatan saat membuka belasan tab aplikasi sekaligus.

Prediksi Harga dan Tantangan Komponen Global

Saat generasi pertama meluncur, laptop ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp10,6 jutaan ($600). Untuk generasi penerusnya, terdapat potensi penyesuaian harga sedikit lebih tinggi akibat fluktuasi biaya produksi komponen global, khususnya pada pasokan memori dan penyimpanan berbasis kilat.

Meski ada potensi kenaikan harga, perangkat ini diperkirakan tetap bertahan sebagai salah satu lini laptop Apple paling ekonomis. Nilai guna yang ditawarkan sangat kompetitif bagi pelajar, mahasiswa, serta profesional dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan perangkat kerja andal dengan daya tahan baterai panjang.

Rumor Layar Sentuh dan Penyegaran Tampilan