Canva Pro Lite Telkomsel Rilis, Biaya Desain Cuma Rp8 Ribu
- Tsel
GadgetVIVA - Telkomsel meluncurkan paket bundling Canva Pro Lite mulai dari Rp8.000 per hari. Paket ini menyatukan langganan akun premium dengan kuota data internet aktif. Pengguna dapat mengakses 3,6 juta template dan 141 juta aset visual premium. Inisiatif ini menyasar pelajar, UMKM, hingga profesional untuk memperkuat ekonomi kreatif.
Telkomsel resmi meluncurkan paket bundling Canva Pro Lite Telkomsel untuk mempermudah masyarakat memproduksi konten visual bermutu tinggi. Layanan inovatif ini memadukan akses platform desain kelas dunia langsung dengan kuota internet dalam satu transaksi praktis.
Langkah ini menjawab tingginya kebutuhan kreasi digital harian, mulai dari tugas pendidikan, promosi usaha mikro, hingga kebutuhan branding profesional.
Keunggulan Fitur Paket Canva Pro Lite Telkomsel
Pelanggan kini bisa menikmati paket ekonomis ini dengan tarif mulai dari Rp8.000 per hari. Telkomsel menyediakan variasi masa aktif yang fleksibel sehingga pengguna dapat memilih durasi langganan sesuai anggaran.
Selain kuota internet, pelanggan otomatis mengantongi akses ke 3,6 juta template siap pakai. Canva juga membuka akses lebih dari 141 juta elemen premium berupa foto, audio, video, dan tipografi eksklusif.
Pengguna dapat menyunting materi promosi toko, poster acara, hingga video pendek dengan sangat cepat. Semua proses kreasi berjalan mulus melalui aplikasi ponsel pintar maupun peramban komputer.
Solusi Praktis untuk UMKM dan Konten Kreator
VP Digital Lifestyle Telkomsel, Kemas M. Fadhli, menegaskan bahwa kreativitas digital telah menjadi fondasi utama produktivitas masyarakat modern saat ini. Telkomsel ingin menghadirkan solusi teknologi terjangkau yang langsung memberi dampak positif bagi aktivitas ekonomi pengguna.
Fitur Canva Pro Lite membantu para perintis usaha menyusun identitas merek secara konsisten. Pengguna juga leluasa mengatur ulang ukuran kanvas otomatis ke berbagai format media sosial tanpa merusak komposisi gambar.
Country Manager Canva Indonesia, Stefanie Herlie, menyambut hangat sinergi strategis ini. Ia menyatakan kolaborasi tersebut membuka ruang demokratisasi desain bagi pelajar dan pegiat usaha lokal tanpa memandang latar belakang keahlian.