Meta Ungkap AI dan Kreator Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Bisnis di Asia Pasifik
- Meta
GadgetVIVA - Peran kecerdasan buatan atau AI dalam dunia bisnis kini memasuki fase baru. Jika sebelumnya teknologi ini lebih banyak dibicarakan sebagai eksperimen, perusahaan mulai menggunakannya sebagai bagian dari operasional sehari-hari.
Perubahan tersebut terlihat jelas di kawasan Asia Pasifik. Meta melihat AI, kreator, dan perdagangan berbasis media sosial semakin terhubung dalam satu ekosistem yang mendorong konsumen dari tahap menemukan produk hingga melakukan pembelian.
Hal itu disampaikan Benjamin Joe, Vice President Asia Pacific Meta, dalam pemaparan pers regional pada 13 Agustus 2026. Menurutnya, karakter konsumen Asia Pasifik membuat kawasan ini menjadi pasar yang penting untuk pengembangan berbagai fitur Meta.
Salah satu perubahan terbesar terjadi pada cara konsumen menemukan produk. Media sosial tidak lagi hanya digunakan untuk mencari hiburan atau berinteraksi dengan teman, tetapi juga menjadi tempat menemukan produk, melihat rekomendasi kreator, bertanya kepada penjual, hingga melakukan transaksi.
Meta mencatat, sekitar separuh konsumen di Asia Pasifik menemukan sekaligus membeli produk melalui media sosial. Sementara itu, 80 persen konsumen menonton livestream setiap pekan. Kepercayaan terhadap rekomendasi kreator di kawasan ini juga disebut lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di dunia.
Meta AI Tak Lagi Sekadar Eksperimen bagi Pelaku Bisnis
Perubahan paling menarik justru terlihat dari cara perusahaan memandang AI.
Meta menyebut kliennya kini tidak lagi berfokus pada pertanyaan apakah AI bisa digunakan dalam bisnis. Sebaliknya, pertanyaan yang muncul adalah seberapa cepat teknologi tersebut dapat diterapkan secara menyeluruh.
AI mulai digunakan dalam berbagai tahapan, mulai dari perencanaan kampanye, produksi konten, hingga pelayanan pelanggan. Dengan demikian, teknologi ini perlahan bergeser dari fitur tambahan menjadi bagian dari infrastruktur bisnis.
Meta juga menggunakan teknologi large language model atau LLM untuk meningkatkan kemampuan sistem dalam memprediksi dan menentukan peringkat iklan. Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan relevansi iklan sekaligus mendorong konversi di Facebook dan Instagram.
Dari sisi adopsi, sebanyak 9 juta usaha kecil telah menggunakan salah satu perangkat kreatif berbasis AI generatif Meta untuk membuat iklan. Bahkan, penggunaan fitur pembuatan gambar meningkat lebih dari dua kali lipat pada kuartal tersebut.