Trailer DLSS 5 NVIDIA Hilang dari YouTube, Ini Penyebabnya!

Trailer DLSS 5 NVIDIA Hilang dari YouTube, Ini Penyebabnya!
Sumber :
  • Istimewa

img_title Nvidia GeForce RTX 5090 Alami Kelangkaan Pasokan, Mitra AIB Kesulitan Pesan Paket Cip GB202
  • YouTube secara mengejutkan menghapus trailer promosi teknologi DLSS 5 milik NVIDIA dari kanal resminya.
  • Penghapusan ini dipicu oleh kesalahan klaim hak cipta otomatis dari penyiar asal Italia, La7.
  • Teknologi DLSS 5 sebelumnya menuai pro dan kontra terkait kualitas visual wajah karakter yang dianggap terlalu mulus.

img_title Nvidia Siapkan Biaya Lisensi Rp35,4 Jutaan per GPU untuk Operasionalkan AI Agent Enterprise

Raksasa teknologi NVIDIA kini menghadapi kendala tak terduga dalam mempromosikan teknologi DLSS 5 terbaru mereka. Video trailer resmi yang memamerkan kemampuan neural rendering tersebut mendadak hilang dari platform YouTube. Kejadian ini mengejutkan jutaan penggemar teknologi yang tengah menanti inovasi visual dari pabrikan kartu grafis tersebut.

Duduk Perkara Klaim Hak Cipta Video DLSS 5

img_title Nvidia GeForce RTX 3090 Dapatkan Peningkatan Performa AI Hingga 80 Persen via Modifikasi Firmware

Penyebab hilangnya video tersebut ternyata bukan karena langkah internal NVIDIA, melainkan akibat klaim hak cipta. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa penyiar asal Italia, La7, menjadi pemicu utama masalah ini. La7 kabarnya menggunakan cuplikan trailer tersebut dalam salah satu program mereka.

Sistem Content ID YouTube kemudian mendeteksi kesamaan konten tersebut secara otomatis. Namun, sistem justru memberikan hak cipta kepada La7 dan memblokir video asli milik NVIDIA. Dampaknya, trailer DLSS 5 yang telah meraih lebih dari 2 juta penonton itu tidak dapat diakses untuk sementara waktu.

Masalah teknis ini juga berdampak pada banyak kreator konten lain yang mengulas cuplikan tersebut. YouTube secara otomatis memblokir berbagai unggahan yang menampilkan potongan video Resident Evil: Requiem dari demo tersebut. Meski penghapusan ini bersifat sementara, insiden ini menambah kerumitan fase peluncuran DLSS 5.

Kontroversi Visual dan Neural Rendering

Sebelum insiden penghapusan ini, teknologi DLSS 5 memang sudah menjadi bahan perbincangan hangat di komunitas gaming. NVIDIA menonjolkan kemampuan neural rendering yang mampu meningkatkan kualitas pencahayaan secara drastis. Namun, para pemain menyoroti adanya efek samping pada detail visual karakter.

Banyak pengguna merasa pemrosesan kecerdasan buatan (AI) pada DLSS 5 membuat wajah karakter tampak terlalu halus. Hal ini memberikan kesan estetika yang kurang natural atau artifisial bagi sebagian orang. Perdebatan ini bahkan membuat rasio 'like' pada trailer tersebut cukup rendah meski jumlah tayangannya sangat tinggi.

Halaman Selanjutnya
img_title