XChat Sudah di App Store! Tapi Benarkah Lebih Aman dari WhatsApp atau Signal?
- XChat
Gadget – Pada Kamis, 17 April 2025, XChat, aplikasi perpesanan pribadi besutan Elon Musk, resmi diluncurkan di App Store untuk iPhone dan iPad dengan daftar pra-pesan yang sudah tersedia sejak pekan sebelumnya. Aplikasi ini digadang-gadang sebagai alternatif aman ala Barat terhadap raksasa seperti WhatsApp dan Telegram, bahkan disebut-sebut ingin menyaingi Signal, tolok ukur global privasi digital.
Namun di balik kampanye pemasaran yang agresif “tanpa iklan, tanpa pelacakan, tanpa nomor telepon, enkripsi ujung-ke-ujung” muncul kontradiksi mencolok yang mengundang skeptisisme dari pakar keamanan dan pengguna sadar privasi.
Artikel ini mengupas fitur utama XChat, klaim privasinya, ketidaksesuaian dengan data Apple, serta tantangan besar yang harus dihadapi jika ingin benar-benar menjadi pemain serius di ranah komunikasi aman.
Apa Itu XChat? Aplikasi Perpesanan Terpisah dari Platform X
XChat bukan sekadar fitur baru di dalam aplikasi X (dulu Twitter). Ini adalah aplikasi mandiri, dibangun dari nol menggunakan bahasa pemrograman Rust yang dikenal karena keandalan memori dan keamanannya.
Spesifikasi teknisnya:
- Ukuran: 175,8 MB
- Persyaratan: iOS 16 ke atas
- Rating: 17+ (karena konten potensial untuk dewasa)
- Platform: Saat ini hanya tersedia di iOS; versi Android belum dikonfirmasi
Fitur-fitur unggulannya mencakup:
- Enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption)
- Panggilan suara dan video
- Pesan menghilang dengan timer kustom
- Pemblokiran tangkapan layar (screenshot blocking)
- Penghapusan pesan dua arah (bidirectional deletion)
- Obrolan grup dan berbagi file
- Integrasi Grok AI untuk tugas dalam obrolan (misal: meringkas, menerjemahkan)
- Tidak perlu nomor telepon untuk mendaftar
Visi Musk jelas: membangun lapisan perpesanan privat dalam ekosistem “super-app” ala WeChat, tetapi untuk pasar Barat.
Janji Privasi vs Kenyataan: Kontradiksi di App Store
Salah satu klaim paling keras dari XChat adalah “zero tracking” tidak ada pelacakan data pengguna. Namun, kartu privasi Apple untuk XChat menceritakan kisah yang berbeda.
Menurut daftar resmi di App Store, XChat mengumpulkan data berikut:
- Lokasi (presisi tinggi atau kasar)
- Informasi kontak (termasuk daftar kontak)
- Riwayat pencarian
- Identifier perangkat (seperti IDFA) yang dapat dikaitkan dengan identitas pengguna
Data ini dikategorikan oleh Apple sebagai “linked to you” artinya, bisa digunakan untuk melacak aktivitas Anda secara personal.