Storage iPhone Tiba-Tiba Penuh? Ini Penyebab & Solusi Bug System Data yang Viral

Storage iPhone Tiba-Tiba Penuh? Ini Penyebab & Solusi Bug System Data yang Viral
Sumber :
  • Apple Support

Gadget – Sejumlah pengguna iPhone di seluruh dunia tengah dihebohkan oleh masalah aneh namun sangat mengganggu: ruang penyimpanan internal perangkat mereka tiba-tiba “hilang” tanpa jejak. Bukan karena foto atau video berlebihan, melainkan karena kategori “System Data” yang membengkak secara tidak wajar bahkan mencapai lebih dari 100 gigabyte (GB).

img_title Apple iPhone Duo Unboxing Beredar Jelang Rilis, Cek Tampilan Layar dan Crease-nya

Keluhan ini ramai dibahas di forum teknologi seperti Reddit, di mana dua pengguna melaporkan kondisi ekstrem:

  • r/TakenToTheRiver: System Data memakan 86,96 GB dari total kapasitas 128 GB (68% memori hilang!)
  • r/laszlotuss: System Data membengkak hingga 100,62 GB, bahkan sempat mencapai 169 GB pada tangkapan layar lainnya
img_title Apple Hadapi Pasokan Seret iPhone Duo Akibat Kelangkaan Stok dan Pengiriman Tertunda Tiga Bulan

Masalah ini bukan isu baru namun kini kembali mencuat dengan laporan yang lebih parah dan meluas. Yang paling mengkhawatirkan: Apple belum memberikan pernyataan resmi atau solusi langsung. Artikel ini akan menjelaskan apa itu System Data, mengapa bisa membengkak, serta tiga cara efektif untuk membersihkannya berdasarkan pengalaman nyata pengguna dan panduan teknis terpercaya.

Apa Itu System Data di iPhone?

img_title iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Masuk Indonesia, Warna Burgundy Mulai Jadi Rebutan Pembeli

Di menu Settings > General > [Nama Perangkat] > Storage, pengguna iPhone akan melihat beberapa kategori penggunaan memori, seperti:

  • Apps
  • Photos
  • Messages
  • System Data

System Data adalah kategori sistem yang menyimpan berbagai file pendukung agar iOS berjalan lancar. Isinya meliputi:

  • Cache sistem dan aplikasi
  • File log operasional
  • File sementara (temporary files)
  • Suara asisten Siri
  • Font tambahan
  • Data offline Maps, Podcast, dan lainnya

Biasanya, ukuran System Data hanya beberapa gigabyte saja maksimal 5–10 GB tergantung penggunaan. Namun, dalam kasus bug ini, nilainya meledak hingga ratusan GB, membuat pengguna kehabisan ruang untuk hal penting seperti foto, dokumen, atau aplikasi kerja.

Penyebab Utama: Bug Lama yang Tak Kunjung Diperbaiki

Menurut diskusi di komunitas pengguna, bug ini telah ada sejak iOS versi lama dan masih bertahan hingga iOS 17 dan iOS 18 (2025). Beberapa faktor yang diduga memperparah kondisi:

1. Cache Aplikasi yang Tidak Terhapus Otomatis

Aplikasi seperti Apple Maps, Safari, Podcast, atau game besar sering menyimpan data offline atau cache untuk mempercepat akses. Namun, jika sistem gagal membersihkannya secara berkala, file-file ini menumpuk di balik layar dan masuk ke kategori System Data.

2. Error Saat Update iOS

Beberapa pengguna melaporkan lonjakan System Data setelah pembaruan sistem. Proses instalasi yang tidak sempurna bisa meninggalkan file sementara ganda atau korup yang tidak terdeteksi sebagai sampah.

3. Integrasi iCloud yang Bermasalah

Sinkronisasi iCloud yang gagal misalnya saat backup terputus dapat menciptakan file duplikat atau metadata yang “terjebak” di sistem, sehingga membengkakkan ukuran System Data.

Dampak Nyata: iPhone Jadi Lemot, Tak Bisa Install Aplikasi Baru

Ketika System Data menguasai mayoritas memori:

  • iPhone menjadi lambat karena sistem kesulitan mengelola ruang kerja
  • Tidak bisa mengambil foto/video karena memori penuh
  • Update aplikasi atau iOS gagal karena tidak cukup ruang cadangan
  • Notifikasi “Storage Almost Full” muncul terus-menerus

Bagi pengguna dengan iPhone kapasitas 64 GB atau 128 GB, dampaknya sangat signifikan bisa membuat perangkat hampir tidak bisa digunakan.

Cara Mengatasi System Data yang Membengkak (Tanpa Kehilangan Data Penting)

Meski Apple belum merilis patch resmi, pengguna di Reddit dan forum teknis telah menguji beberapa metode yang terbukti efektif. Berikut tiga solusi utama:

1. Backup, Reset, Lalu Restore iPhone (Solusi Paling Ampuh)

Langkah ini membersihkan sistem secara menyeluruh, termasuk file cache korup.
Cara Melakukan:

  • Backup ke iCloud atau komputer (via Finder/iTunes)
  • Pastikan semua data penting tersimpan
  • Reset iPhone:
  • Buka Settings > General > Transfer or Reset iPhone > Erase All Content and Settings
  • Setel ulang sebagai perangkat baru, lalu restore dari backup

Catatan: Jangan langsung restore dari backup iCloud yang sama jika backup dilakukan saat System Data sedang bermasalah. Lebih aman gunakan backup lama atau backup via komputer.

Untuk pengguna lanjutan: Gunakan DFU Mode untuk instalasi firmware yang benar-benar bersih metode ini sering mengembalikan System Data ke ukuran normal (<5 GB).

2. Aktifkan Fitur “Offload Unused Apps”

Fitur ini menghapus aplikasi yang jarang dipakai tanpa menghapus data penggunanya dan secara tidak langsung membersihkan cache terkait.

Cara Mengaktifkan:

  • Buka Settings
  • Pilih General > iPhone Storage
  • Gulir ke bawah, aktifkan “Offload Unused Apps”

Atau:

  • Settings > App Store > Offload Unused Apps → ON

Beberapa pengguna melaporkan penurunan System Data hingga 20–30 GB setelah fitur ini aktif selama beberapa hari.

3. Hapus Cache Browser & Aplikasi Secara Manual

Cache Safari dan aplikasi pihak ketiga sering “terselip” di System Data.

Untuk Safari:

  • Buka Settings > Safari
  • Ketuk “Clear History and Website Data”

Untuk aplikasi lain:

  • Buka Settings > General > iPhone Storage
  • Tunggu daftar aplikasi muncul
  • Pilih aplikasi besar (misal: Spotify, YouTube, Google Maps)
  • Ketuk “Offload App” atau “Delete App” jika sudah tidak diperlukan

Tips: Fokus pada aplikasi yang sering menyimpan data offline seperti peta, podcast, atau game dengan unduhan konten tambahan.

Kesimpulan: Jangan Abaikan, Tapi Jangan Panik

Bug System Data memang menjengkelkan tapi bukan akhir dari dunia. Dengan langkah-langkah di atas, sebagian besar pengguna berhasil mengembalikan ruang penyimpanan mereka tanpa kehilangan data penting.

Yang terpenting: jangan buru-buru beli iPhone baru hanya karena merasa kehabisan memori. Bisa jadi, masalahnya bukan pada perangkat tapi pada file sistem yang “macet”.

Jika Anda menggunakan iPhone dengan kapasitas terbatas, cek sekarang juga menu Storage Anda. Siapa tahu, Anda sedang kehilangan puluhan gigabyte tanpa sadar!

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget