Nintendo Switch 2 Kini Punya Baterai yang Bisa Diganti-Ini Spesifikasinya!
- Nintendo
Gadget – Nintendo akhirnya memperkenalkan versi terbaru Nintendo Switch 2 yang dilengkapi baterai yang dapat diganti pengguna, menjawab tuntutan regulasi Uni Eropa yang akan berlaku penuh pada Februari 2027. Perubahan ini bukanlah inisiatif sukarela dari raksasa game Jepang tersebut, melainkan respons strategis terhadap EU Batteries Regulation dan Right to Repair Directive dua kebijakan pro-konsumen yang mendorong desain perangkat elektronik lebih ramah perbaikan.
Versi revisi ini akan mulai diluncurkan secara bertahap di Eropa pada musim panas 2026, dengan konsol utamanya tersedia sejak musim gugur 2026. Wilayah yang mencakup peluncuran awal meliputi Uni Eropa, Inggris, Arab Saudi, UEA, Oman, dan Afrika Selatan. Namun, hingga kini, tidak ada rencana peluncuran global untuk model ini termasuk di Amerika Utara dan Jepang.
Artikel ini mengupas lengkap apa yang berubah, mengapa Nintendo melakukannya, dampak praktis bagi pengguna, serta implikasi jangka panjang bagi industri konsol.
Latar Belakang: Regulasi UE yang Memaksa Perubahan Desain
Perubahan besar pada Switch 2 tidak lepas dari tekanan regulasi. Pada 31 Juli 2026, EU Right to Repair Directive resmi diberlakukan, diikuti oleh EU Batteries Regulation pada Februari 2027. Kedua aturan ini mewajibkan produsen elektronik konsumen untuk:
- Merancang perangkat dengan baterai yang dapat dilepas tanpa alat khusus
- Memastikan konsumen bisa mengganti baterai sendiri atau melalui layanan lokal
- Menyediakan suku cadang dan panduan perbaikan selama minimal 5–10 tahun
Nintendo, yang selama ini dikenal dengan desain tertutup dan baterai tersegel, terpaksa menyesuaikan. Namun, penting dicatat: Switch generasi pertama termasuk Switch, Switch Lite, dan Switch OLED tidak akan mendapat pembaruan serupa. Sebaliknya, ketiga model tersebut akan dihentikan penjualannya di Eropa mulai pertengahan Februari 2027.
Spesifikasi Switch 2 Versi Baru: Perubahan Kecil, Dampak Nyata
Meski secara fungsi identik, versi revisi Switch 2 membawa beberapa perubahan fisik dan teknis:
1. Baterai Lebih Kecil, tapi Masih Cukup
- Kapasitas lama: 5.220 mAh
- Kapasitas baru: 5.172 mAh (turun 48 mAh atau ~1%)
Dampak: Nintendo menegaskan tidak ada perubahan signifikan pada daya tahan baterai dalam penggunaan nyata. Penurunan 1% tidak terasa dalam sesi bermain harian.
2. Bobot Naik Sedikit
- Berat lama (tanpa Joy-Con): 401 gram
- Berat baru: 411 gram (+10 gram)
- Dengan Joy-Con terpasang: +14 gram
Bagi pengguna handheld intensif, kenaikan ini mungkin terasa tapi masih dalam batas wajar.
3. Joy-Con 2 Juga Bisa Diganti Baterainya
- Joy-Con generasi kedua kini hadir dengan baterai yang bisa diganti
- Termasuk dalam paket Switch 2 versi baru
- Akan dijual terpisah di masa depan melalui Nintendo Store Eropa
4. Tidak Ada Perubahan Performa
Nintendo tegas menyatakan: hardware revisi ini identik dalam performa. Tidak ada peningkatan CPU, GPU, RAM, atau fitur sistem. Ini murni perubahan desain demi kepatuhan regulasi.
Kesimpulan: Langkah Kecil Nintendo, Lompatan Besar untuk Hak Konsumen
Nintendo Switch 2 versi baru dengan baterai yang bisa diganti adalah bukti nyata bahwa regulasi dapat mendorong inovasi yang berpihak pada pengguna. Meski perubahannya kecil hanya 1% kapasitas dan 10 gram bobot maknanya besar: konsumen kini memiliki kendali lebih atas perangkat mereka.
Bagi gamer Eropa, ini kabar baik. Bagi industri global, ini peringatan: era perangkat “tersegel selamanya” mungkin segera berakhir.
Dan yang pasti: sekali stok lama habis, tidak akan ada jalan kembali ke model lama. Nintendo telah memilih jalannya dan kali ini, jalannya mengarah ke transparansi, perbaikan, dan keberlanjutan.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |