Rollme AirCam Resmi Meluncur, Headset Open-Ear dengan Kamera 8MP dan AI Translator
- rollme
Meski demikian, Rollme memberikan batas maksimal perekaman video selama 10 menit untuk setiap klip. Kebijakan tersebut kemungkinan diterapkan guna menjaga suhu perangkat tetap stabil sekaligus mengoptimalkan konsumsi daya baterai.
Tidak hanya mengandalkan kemampuan kamera, Rollme AirCam juga berfungsi sebagai headset open-ear yang dirancang untuk memberikan kenyamanan saat digunakan dalam waktu lama.
Perangkat ini mengusung driver dinamis berukuran 16 mm yang diklaim mampu menghasilkan kualitas suara lebih bertenaga. Berbeda dengan earbud konvensional yang masuk ke dalam liang telinga, desain open-ear memungkinkan telinga tetap terbuka sehingga pengguna masih dapat mendengar suara lingkungan sekitar.
Konsep tersebut sangat berguna bagi mereka yang sering berlari di jalan raya, bersepeda, maupun berjalan kaki di area publik. Dengan demikian, pengguna tetap bisa menikmati musik atau menerima panggilan telepon tanpa kehilangan kesadaran terhadap kondisi di sekitar mereka.
Untuk mendukung kualitas komunikasi, Rollme juga menyematkan sistem mikrofon ganda yang dilengkapi teknologi Environmental Noise Cancellation (ENC). Teknologi ini bekerja dengan menyaring suara bising di sekitar sehingga percakapan saat menelepon menjadi lebih jelas.
Keunggulan lain yang membuat AirCam berbeda dibanding headset biasa adalah kehadiran fitur berbasis AI. Rollme mengintegrasikan perangkat ini dengan model bahasa besar atau Large Language Model (LLM), sehingga pengguna dapat memberikan perintah suara maupun mengajukan pertanyaan secara langsung.
Melalui teknologi tersebut, AirCam mampu memberikan jawaban berbasis AI sekaligus menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih interaktif.
Selain itu, headset ini juga mendukung fitur terjemahan bahasa secara real-time. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menerjemahkan percakapan secara langsung ketika berkomunikasi dengan orang yang menggunakan bahasa berbeda. Kemampuan ini tentu menjadi nilai tambah bagi pelancong, pebisnis, maupun siapa saja yang sering berinteraksi dengan orang dari berbagai negara.
Menariknya lagi, kamera pada AirCam tidak hanya digunakan untuk mengambil gambar atau merekam video. Rollme juga memanfaatkan kamera tersebut sebagai alat pengenalan visual berbasis AI.
Melalui fitur ini, pengguna dapat mengarahkan kamera ke suatu objek, tulisan, maupun penanda tertentu. Selanjutnya, sistem AI akan menganalisis objek tersebut dan menampilkan informasi yang relevan sesuai konteks. Dengan kata lain, AirCam dapat membantu mengenali berbagai benda di sekitar pengguna secara lebih praktis.