Rollme AirCam Resmi Meluncur, Headset Open-Ear dengan Kamera 8MP dan AI Translator

Rollme AirCam
Sumber :
  • rollme

Rollme kembali menghadirkan inovasi di pasar perangkat wearable dengan memperkenalkan AirCam, sebuah headset open-ear yang dibekali kamera 8 megapiksel serta berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan (AI). Berbeda dengan tren perangkat wearable yang mengusung desain kacamata pintar, AirCam justru tampil sebagai headset yang melingkar di telinga sehingga memberikan pengalaman penggunaan yang lebih praktis.

img_title JBL Soundgear Clips Tourmaline Red Resmi Meluncur, Earbud Open-Ear Premium dengan Driver Titanium

Kehadiran perangkat ini menunjukkan bahwa Rollme ingin menawarkan alternatif baru bagi pengguna yang membutuhkan perangkat untuk merekam aktivitas sehari-hari tanpa harus menggunakan tangan. Selain itu, AirCam juga ditujukan bagi pengguna aktif yang gemar berolahraga maupun berpetualang di luar ruangan.

Salah satu daya tarik utama Rollme AirCam terletak pada kamera Sony 8MP yang ditempatkan di sisi headset. Kamera tersebut mampu merekam video dengan resolusi Full HD 1080p pada kecepatan 30 frame per detik. Dengan spesifikasi tersebut, pengguna dapat mengabadikan berbagai momen secara langsung dari sudut pandang mereka tanpa perlu membawa kamera tambahan.

img_title Rollme Hero K1 Resmi Meluncur, Smartwatch Tangguh dengan GPS Offline dan Baterai Awet hingga 40 Hari

Agar hasil rekaman tetap stabil ketika digunakan saat bergerak, Rollme turut menyematkan teknologi Electronic Image Stabilization (EIS). Fitur ini membantu mengurangi efek guncangan ketika pengguna sedang berlari, bersepeda, mendaki gunung, atau melakukan aktivitas luar ruangan lainnya.

Berkat sistem tersebut, hasil video diharapkan tetap terlihat lebih halus meskipun direkam dalam kondisi bergerak. Oleh karena itu, AirCam dapat menjadi pilihan menarik bagi para kreator konten maupun pencinta aktivitas outdoor yang membutuhkan perangkat perekam praktis.

img_title Honor Win Earphones Resmi Meluncur, Tawarkan ANC 55dB, Driver 12,4mm, dan Baterai hingga 42 Jam

Dari sisi pengoperasian, Rollme menghadirkan kontrol sentuh yang sederhana sehingga pengguna tidak perlu membuka aplikasi setiap kali ingin mengambil gambar atau merekam video. Cukup dengan satu kali ketukan pada headset, kamera akan langsung mengambil foto.

Sementara itu, dua kali ketukan digunakan untuk memulai maupun menghentikan perekaman video. Jika pengguna ingin merekam suara, cukup melakukan tiga kali ketukan pada area kontrol yang tersedia.

Seluruh hasil foto, video, maupun rekaman suara akan tersimpan langsung pada memori internal berkapasitas 8GB. Setelah itu, pengguna dapat memindahkan file dengan lebih cepat melalui koneksi Wi-Fi 6 dual-band yang telah tersedia pada perangkat.

Meski demikian, Rollme memberikan batas maksimal perekaman video selama 10 menit untuk setiap klip. Kebijakan tersebut kemungkinan diterapkan guna menjaga suhu perangkat tetap stabil sekaligus mengoptimalkan konsumsi daya baterai.

Tidak hanya mengandalkan kemampuan kamera, Rollme AirCam juga berfungsi sebagai headset open-ear yang dirancang untuk memberikan kenyamanan saat digunakan dalam waktu lama.

Perangkat ini mengusung driver dinamis berukuran 16 mm yang diklaim mampu menghasilkan kualitas suara lebih bertenaga. Berbeda dengan earbud konvensional yang masuk ke dalam liang telinga, desain open-ear memungkinkan telinga tetap terbuka sehingga pengguna masih dapat mendengar suara lingkungan sekitar.

Konsep tersebut sangat berguna bagi mereka yang sering berlari di jalan raya, bersepeda, maupun berjalan kaki di area publik. Dengan demikian, pengguna tetap bisa menikmati musik atau menerima panggilan telepon tanpa kehilangan kesadaran terhadap kondisi di sekitar mereka.

Untuk mendukung kualitas komunikasi, Rollme juga menyematkan sistem mikrofon ganda yang dilengkapi teknologi Environmental Noise Cancellation (ENC). Teknologi ini bekerja dengan menyaring suara bising di sekitar sehingga percakapan saat menelepon menjadi lebih jelas.

Keunggulan lain yang membuat AirCam berbeda dibanding headset biasa adalah kehadiran fitur berbasis AI. Rollme mengintegrasikan perangkat ini dengan model bahasa besar atau Large Language Model (LLM), sehingga pengguna dapat memberikan perintah suara maupun mengajukan pertanyaan secara langsung.

Melalui teknologi tersebut, AirCam mampu memberikan jawaban berbasis AI sekaligus menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih interaktif.

Selain itu, headset ini juga mendukung fitur terjemahan bahasa secara real-time. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menerjemahkan percakapan secara langsung ketika berkomunikasi dengan orang yang menggunakan bahasa berbeda. Kemampuan ini tentu menjadi nilai tambah bagi pelancong, pebisnis, maupun siapa saja yang sering berinteraksi dengan orang dari berbagai negara.

Menariknya lagi, kamera pada AirCam tidak hanya digunakan untuk mengambil gambar atau merekam video. Rollme juga memanfaatkan kamera tersebut sebagai alat pengenalan visual berbasis AI.

Melalui fitur ini, pengguna dapat mengarahkan kamera ke suatu objek, tulisan, maupun penanda tertentu. Selanjutnya, sistem AI akan menganalisis objek tersebut dan menampilkan informasi yang relevan sesuai konteks. Dengan kata lain, AirCam dapat membantu mengenali berbagai benda di sekitar pengguna secara lebih praktis.

Untuk urusan daya, Rollme membekali AirCam dengan baterai berkapasitas 220mAh. Meskipun kapasitasnya terbilang kecil, perusahaan mengklaim perangkat ini mampu digunakan memutar musik maupun melakukan panggilan telepon hingga 10 jam dalam sekali pengisian daya.

Sementara itu, dalam kondisi siaga, baterainya diklaim mampu bertahan hingga 120 jam. Durasi tersebut dinilai cukup untuk mendukung aktivitas harian tanpa harus terlalu sering melakukan pengisian ulang.

Dari sisi desain, Rollme menghadirkan tiga pilihan warna yang dapat disesuaikan dengan selera pengguna. Ketiga warna tersebut meliputi Classic Black atau Hitam Klasik, Bright Orange atau Oranye Cerah, serta Pearl White atau Putih Mutiara.

Saat ini, Rollme AirCam sudah tersedia melalui toko online resmi perusahaan dengan harga 79,99 dolar AS. Dengan banderol tersebut, perangkat ini berada pada segmen wearable yang cukup terjangkau jika dibandingkan dengan berbagai smart glasses yang menawarkan fungsi serupa.

Peluncuran AirCam sekaligus memperlihatkan langkah Rollme dalam memperluas lini perangkat wearable berbasis AI. Alih-alih mengikuti tren kacamata pintar, perusahaan memilih menghadirkan konsep headset open-ear yang dipadukan dengan kamera serta fitur kecerdasan buatan.

Sebelumnya, Rollme juga memperkenalkan smartwatch Hero D5 yang membawa sejumlah fitur premium, seperti GPS dual-band, dukungan peta offline, hingga sertifikasi ketahanan MIL-STD 810H untuk penggunaan di berbagai kondisi ekstrem.

Dengan kombinasi kamera 8MP, audio open-ear, fitur AI, terjemahan bahasa secara real-time, serta kemampuan pengenalan objek, Rollme AirCam menawarkan pengalaman baru bagi pengguna yang menginginkan perangkat wearable multifungsi dalam desain yang lebih ringkas dan nyaman digunakan sehari-hari.