Google Ubah Aturan: Data Cadangan Android Makin Cepat Penuhkan Kuota

Backup Android Kini Potong Kuota Google! Ini yang Perlu Anda Tahu
Sumber :
  • Android

GadgetVIVA - Mulai 7 Juli 2026, jutaan pengguna Android di seluruh dunia termasuk di Indonesia akan menghadapi perubahan signifikan dalam cara Google mengelola data pencadangan (backup). Untuk pertama kalinya, seluruh data yang dicadangkan dari perangkat Android akan diperhitungkan ke dalam kuota penyimpanan akun Google pengguna.

img_title HP OmniPad 12 Resmi Dijual, Bawa Layar 2K 12 Inci dan Keyboard Lepas-Pasang

Sebelumnya, hanya foto dan video di Google Photos serta media dalam pesan MMS yang memotong kuota 15 GB gratis. Namun kini, semua jenis data cadangan mulai dari riwayat panggilan, SMS, pengaturan sistem, hingga data aplikasi akan ikut mengonsumsi ruang penyimpanan Google.

Perubahan ini merupakan bagian dari strategi Google untuk menyeragamkan kebijakan penyimpanan sekaligus mendorong pengguna beralih ke paket berbayar Google One. Meski Google menjamin dampaknya “tidak signifikan” rata-rata hanya menambah 40 MB penggunaan kuota namun bagi pengguna dengan akun hampir penuh, perubahan ini bisa menjadi titik kritis yang memicu notifikasi “penyimpanan penuh”.

img_title 4 September 2026: Akhir Perjalanan Google Assistant di Android & WearOS

Artikel ini menjelaskan apa saja yang berubah, siapa yang terdampak, dan langkah praktis untuk mengelola backup agar kuota Google tetap aman.

Apa Saja yang Berubah dalam Kebijakan Backup Android?

img_title Cara Meningkatkan Akselerasi Android Saat Bermain Game agar Lebih Lancar

Sebelum 7 Juli 2026, sistem backup Android bekerja dengan dua lapis:

  • Data sistem & aplikasi: seperti pengaturan Wi-Fi, daftar kontak, riwayat panggilan, SMS, dan preferensi aplikasi   tidak dihitung ke kuota.
  • Media (foto/video): disimpan di Google Photos atau sebagai lampiran MMS   dihitung ke kuota.

Kini, semua data yang dicadangkan melalui fitur “Backup to Google Drive” akan masuk ke dalam total penggunaan penyimpanan akun Google, termasuk:

  • Riwayat panggilan
  • Pesan teks (SMS) dan MMS
  • Pengaturan perangkat (wallpaper, notifikasi, bahasa, dll.)
  • Data aplikasi (jika diizinkan oleh developer)
  • Daftar aplikasi yang pernah diinstal

Artinya, backup yang dulunya “gratis” kini menjadi bagian dari alokasi 15 GB (atau 5 GB untuk akun baru).

Siapa yang Terdampak oleh Perubahan Ini?

1. Pengguna Android Baru (Setelah 7 Juli 2026)
Perubahan berlaku langsung dan otomatis. Semua data backup akan langsung dihitung ke kuota sejak pertama kali mengaktifkan fitur pencadangan.

2. Pengguna Android Lama
Google akan menerapkan pembaruan secara bertahap dalam beberapa minggu atau bulan setelah 7 Juli. Artinya, Anda mungkin belum langsung melihat peningkatan penggunaan kuota tapi itu pasti akan terjadi.

Halaman Selanjutnya
img_title