Mau Upgrade? Ini Perbedaan Redmi Note 17 Pro dan Redmi Note 15 Pro Secara Lengkap
- ilustrasi
Walaupun bagi sebagian pengguna perbedaannya tidak terlalu signifikan, standar konektivitas terbaru tetap menawarkan kecepatan transfer data dan efisiensi yang lebih baik.
Bodi Lebih Tebal dan Berat
Konsekuensi dari penggunaan baterai berkapasitas besar adalah ukuran bodi yang ikut membesar.
Ketebalan Redmi Note 17 Pro meningkat dari 7,78 mm menjadi 8,46 mm. Sementara bobotnya kini mencapai 226 gram.
Perubahan ini membuat perangkat terasa lebih berat ketika digunakan dalam waktu lama, terutama saat bermain game atau menonton video.
Performa Chipset Tidak Lagi Lebih Tinggi
Hal menarik lainnya adalah pergantian chipset.
Redmi Note 15 Pro sebelumnya menggunakan MediaTek Dimensity 7400-Ultra, sedangkan Redmi Note 17 Pro beralih ke Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4.
Meski menggunakan chipset Qualcomm terbaru, kecepatan clock maksimalnya hanya mencapai 2,4GHz, lebih rendah dibanding Dimensity 7400-Ultra yang mampu menyentuh 2,6GHz.
Selain itu, kapasitas RAM maksimum kini dibatasi hingga 12GB, sementara generasi sebelumnya tersedia hingga 16GB.
Fitur Andalan Tetap Dipertahankan
Di balik berbagai perubahan tersebut, Xiaomi tetap mempertahankan sejumlah fitur unggulan yang sudah menjadi ciri khas seri Redmi Note Pro.
Kedua smartphone sama-sama menggunakan layar AMOLED datar 6,83 inci dengan resolusi 1,5K (2772 × 1280 piksel), refresh rate 120Hz, serta teknologi PWM Dimming 3.840Hz yang membuat layar lebih nyaman digunakan dalam kondisi minim cahaya.
Sertifikasi ketahanan juga tidak berubah. Redmi Note 17 Pro tetap mengantongi standar IP66, IP68, IP69, hingga IP69K, sehingga mampu memberikan perlindungan terhadap debu dan air dalam berbagai kondisi.
Selain itu, fitur reverse wired charging 22,5W masih tersedia untuk mengisi daya perangkat lain.
Xiaomi juga tetap mempertahankan speaker stereo, NFC, pemancar inframerah (IR Blaster), serta sensor sidik jari optik yang tertanam di dalam layar.
Kesimpulan
Redmi Note 17 Pro bukan sekadar penerus Redmi Note 15 Pro, melainkan smartphone dengan filosofi yang berbeda. Xiaomi lebih fokus menghadirkan perangkat yang memiliki baterai sangat besar, daya tahan tinggi, serta pengalaman penggunaan harian yang lebih awet.
Namun, strategi tersebut dibayar dengan sejumlah kompromi, mulai dari penurunan kualitas kamera, kemampuan perekaman video, konektivitas nirkabel, hingga performa chipset dan bobot perangkat yang lebih berat.