Samsung Produksi Galaxy Z Fold8 Wide Lebih Banyak dari Semua Model Lain!
- Android Headline
GadgetVIVA - Dua hari menjelang acara Galaxy Unpacked di London, bocoran dari rantai pasok mengungkap strategi besar Samsung di pasar ponsel lipat. Menurut laporan ETNews, perusahaan menetapkan target produksi 2,8 juta unit Galaxy Z Fold8 Wide angka yang melebihi kombinasi model lainnya dalam lini foldable terbaru.
- Galaxy Z Fold8 Wide: 2,8 juta unit
- Galaxy Z Fold8 Ultra: 2 juta unit
- Galaxy Z Flip8: 1,5 juta unit
Keputusan ini bukan sekadar alokasi manufaktur. Ini adalah pernyataan eksplisit tentang arah masa depan foldable menurut Samsung: layar lebar berformat 4:3 adalah masa depan, dan perusahaan ingin menjadi pemimpin pertama sebelum Apple masuk dengan iPhone Ultra pada September 2026.
Galaxy Z Fold8 Wide: Format Baru yang Mengubah Cara Kita Gunakan Foldable
Galaxy Z Fold8 Wide adalah foldable buku pertama Samsung dengan rasio aspek 4:3 lebih persegi, lebih mirip tablet mini daripada ponsel memanjang. Saat dibuka, layar dalamnya berukuran 7,6 inci, memberikan pengalaman visual yang lebih imersif untuk multitasking, menonton video, atau membaca dokumen.
Sementara itu, layar depannya tetap fungsional dengan ukuran 5,5 inci, cukup nyaman untuk penggunaan satu tangan. Desain ini menjawab kritik lama terhadap foldable tradisional: terlalu tinggi, terlalu sempit.
Spesifikasi utama yang telah dikonfirmasi:
- Chipset: Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy
- Baterai: 4.800 mAh
- Kamera belakang: Dual-camera (tanpa lensa telefoto)
Pengorbanan pada kamera telefoto dan kapasitas baterai yang “modest” adalah konsekuensi fisik dari desain horizontal ruang vertikal untuk sel baterai lebih terbatas.
Mengapa Produksi Fold8 Wide Lebih Tinggi? Strategi Melawan Apple
Samsung tahu waktu sangat krusial. iPhone Ultra Apple, yang juga dikabarkan menggunakan format layar lebar, akan diluncurkan pada September 2026 hanya enam minggu setelah peluncuran Fold8 Wide pada 22 Juli 2026.
Dengan memproduksi 40% lebih banyak Fold8 Wide dibanding Fold8 Ultra, Samsung berusaha:
- Membentuk narasi publik bahwa “wide foldable = inovasi Samsung”
- Mendominasi ulasan awal, konten media, dan tren sosial
- Membangun loyalitas konsumen sebelum Apple masuk
Ini bukan hanya soal volume tapi kepemilikan kategori. Samsung ingin dunia mengasosiasikan “foldable layar lebar” dengan merek Galaxy, bukan iPhone.