Tak Ada Realme GT 9 di 2026! Perusahaan Mundur dari Pasar Domestik
- Realme
GadgetVIVA - Dalam gebrakan besar yang mengikuti restrukturisasi BBK Electronics, Realme resmi menghentikan seluruh produksi smartphone untuk pasar China. Keputusan ini menandai berakhirnya era Realme di negeri asalnya setidaknya untuk sementara waktu.
Menurut laporan dari tipster terpercaya Digital Chat Station (DCS), stok perangkat Realme saat ini hanya akan bertahan hingga sekitar November 2026. Tidak ada rencana produksi baru. Lebih mengejutkan lagi, seri flagship Realme GT 9 dan near-flagship Neo 9 tidak akan diluncurkan di China tahun ini dan kemungkinan besar tidak akan hadir sama sekali dalam kalender produk domestik 2026.
Langkah ini bukan sekadar penundaan. Ini adalah strategi keluar dari medan pertempuran yang kian tak menguntungkan.
Mengapa Realme Meninggalkan Pasar China?
Pasar smartphone China telah menjadi arena kompetisi paling brutal di dunia. Didominasi oleh Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Honor, Realme kesulitan mempertahankan pangsa pasar yang signifikan meski menawarkan spesifikasi tinggi dan harga agresif.
Sebaliknya, di India, Asia Tenggara, dan sebagian Eropa, Realme justru menikmati pertumbuhan kuat. Di sana, konsumen:
- Lebih responsif terhadap harga nilai tinggi (value-for-money)
- Tidak terikat loyalitas merek domestik
- Menghargai baterai besar dan performa gaming
Dengan margin tipis dan biaya pemasaran tinggi di China, Realme memilih keluar daripada terus membakar modal.
Strategi Global: Lebih Sederhana, Lebih Fokus
Berbeda dengan pendekatan di China, strategi internasional Realme kini jauh lebih ramping:
- Tidak ada seri GT atau Neo di pasar global
- Fokus pada seri bernomor (misal: Realme 13, Realme 14)
- Ekspansi ke produk audio (earbuds, speaker)
- Tidak ada tablet atau laptop dalam rencana dekat
Alasannya jelas: seri bernomor dan audio lebih mudah diskalakan, membutuhkan R&D lebih sedikit, dan tidak bergantung pada chipset flagship mahal yang sulit dipertahankan di tengah tekanan biaya.
Realme juga dikabarkan mempertimbangkan tablet gaming untuk pasar internasional, meski belum ada konfirmasi resmi.
OnePlus Ikut Berubah: Fokus ke Gaming, Bukan Kamera Premium
Perubahan strategi tidak hanya terjadi di Realme. OnePlus, saudara satu grup BBK, juga mengalihkan fokusnya. Rencana kolaborasi kamera dengan Ricoh yang sempat dispekulasikan sebagai jawaban atas kemitraan Leica (Xiaomi), Zeiss (vivo), dan Hasselblad (Oppo) dibatalkan.