Tips Tetap Aman Menggunakan Android Lama, Jangan Abaikan 10 Hal Ini

OS Android
Sumber :
  • Android

4. Periksa Izin yang Dimiliki Aplikasi

img_title iQOO Neo 12 Meluncur 28 Oktober, Baterai 9.000mAh dan Layar 185Hz

Tidak semua aplikasi membutuhkan akses ke seluruh bagian perangkat. Aplikasi sederhana seharusnya tidak selalu membutuhkan akses ke kontak, SMS, mikrofon, kamera, atau lokasi.

Misalnya, jika aplikasi kalkulator meminta akses ke SMS atau kontak, pengguna patut mempertanyakan alasannya. Periksa izin aplikasi melalui pengaturan perangkat dan cabut akses yang tidak diperlukan.

img_title Xiaomi Rilis Update Keamanan Oktober 2026 untuk 15 HP dan Tablet, Ini Daftar Perangkatnya

Dengan begitu, apabila suatu aplikasi ternyata memiliki perilaku mencurigakan, jumlah data yang dapat diakses juga bisa dibatasi.

5. Berhati-hati Saat Menggunakan Mobile Banking

img_title 5 HP Lipat Terbaik 2026: Samsung, iPhone, Honor, dan Google Punya Keunggulan Berbeda

Perangkat yang sudah lama dan tidak lagi memperoleh patch keamanan sebaiknya tidak digunakan untuk aktivitas yang sangat sensitif jika ada alternatif lain.

Mobile banking, transaksi keuangan, serta aktivitas yang melibatkan data penting membutuhkan tingkat perlindungan yang tinggi. Karena itu, apabila smartphone sudah terlalu tua dan dukungan keamanannya telah berakhir, pertimbangkan menggunakan perangkat yang lebih baru untuk kebutuhan tersebut.

Bukan berarti setiap Android lama pasti berbahaya, tetapi risikonya dapat meningkat ketika sistem tidak lagi menerima perbaikan keamanan.

6. Gunakan Kunci Layar yang Kuat

Perlindungan keamanan tidak hanya berkaitan dengan malware atau aplikasi berbahaya. Keamanan fisik perangkat juga tidak kalah penting.

Gunakan PIN, password, pola, atau sensor biometrik untuk mengunci smartphone. Hindari menggunakan kombinasi yang terlalu mudah ditebak, seperti tanggal lahir atau angka berurutan.

Jika perangkat hilang atau tertinggal, kunci layar dapat menjadi penghalang pertama agar orang lain tidak langsung mengakses foto, pesan, akun, dan data pribadi.

7. Hindari Root Jika Tidak Benar-Benar Diperlukan

Root sering digunakan oleh pengguna Android lama untuk mendapatkan kontrol lebih besar terhadap sistem. Namun, langkah ini juga dapat menimbulkan risiko apabila dilakukan tanpa pemahaman yang cukup.

Modifikasi sistem dapat memengaruhi sejumlah mekanisme perlindungan Android. Selain itu, aplikasi berbahaya yang mendapatkan akses tinggi ke sistem berpotensi melakukan lebih banyak hal dibandingkan aplikasi biasa.

Karena itu, jika root tidak benar-benar dibutuhkan, sebaiknya gunakan perangkat dalam kondisi standar.

8. Pilih Browser yang Masih Mendapat Pembaruan

Browser menjadi salah satu aplikasi yang paling sering digunakan untuk mengakses internet. Mulai dari membaca berita, membuka email, hingga mengakses berbagai layanan online, semuanya bisa dilakukan melalui browser.

Halaman Selanjutnya
img_title