Supermoon Mode Xiaomi Bikin Foto Matahari Mirip Bulan: Ini Penjelasannya
- Gizchina
GadgetVIVA - Pada 12 Agustus 2026, saat jutaan orang di seluruh dunia menyaksikan gerhana matahari, pengguna Xiaomi justru mendapat kejutan tak terduga: foto matahari mereka berubah jadi bulan lengkap dengan kawah dan tekstur permukaan yang seharusnya tidak ada.
Masalah ini muncul dari fitur Supermoon Mode pada kamera Xiaomi, yang dirancang untuk meningkatkan detail saat memotret bulan pada zoom tinggi. Namun, selama gerhana, sistem AI-nya salah mengenali matahari yang tertutup sebagian sebagai bulan, lalu secara otomatis menambahkan detail permukaan bulan buatan ke dalam gambar.
Hasilnya? Foto gerhana yang seharusnya menampilkan cincin cahaya matahari justru menyerupai bulan purnama bercahaya terang padahal tidak ada satupun sensor kamera yang menangkap detail tersebut.
Bagaimana Supermoon Mode Bekerja dan Mengapa Ia Salah?
Supermoon Mode adalah fitur eksklusif Xiaomi yang aktif saat:
- Pengguna memperbesar gambar di atas 10x zoom
- Kamera mendeteksi objek bulat terang di langit malam
Fitur ini menggunakan AI scene detection dan database tekstur bulan untuk “melengkapi” detail yang tidak bisa ditangkap lensa kecil ponsel. Pada kondisi normal, ini membantu menghasilkan foto bulan yang tajam dan dramatis.
Namun, selama gerhana matahari, kondisinya menipu:
- Matahari tampak gelap di tengah, terang di tepi
- Bentuknya bulat sempurna
- Langit relatif gelap (tergantung lokasi)
AI pun mengasumsikan itu adalah bulan, lalu menerapkan overlay tekstur bulan sintetis meski objek tersebut sebenarnya adalah matahari.
Ditemukan pada Xiaomi 17 Ultra, Hilang Saat Mode Dimatikan
Laporan pertama muncul dari pengguna Xiaomi 17 Ultra, salah satu flagship terbaru dengan kemampuan zoom hingga 60x. Dalam perbandingan kamera selama gerhana, hanya perangkat Xiaomi yang menunjukkan anomali visual mencolok.
Ketika pengguna mematikan Supermoon Mode, foto gerhana kembali normal tanpa kawah atau bayangan buatan. Ini membuktikan bahwa detail tambahan berasal dari pemrosesan AI, bukan dari data optik asli.
Bukan Pertama Kali: Samsung Pernah Alami Hal Serupa
Xiaomi bukan satu-satunya yang menghadapi kritik soal ini. Samsung telah lama dituduh “menggambar ulang” bulan melalui AI pada seri Galaxy S dan Note. Perdebatannya sama: