Tensor G6 vs Snapdragon 8 Elite Gen 5: Benchmark, Spesifikasi, dan Perbandingan Performa

Tensor G6 vs Snapdragon 8 Elite Gen 5
Sumber :
  • ilustrasi

GadgetVIVA - Persaingan chipset smartphone kelas atas kembali menarik perhatian setelah Google memperkenalkan Tensor G6 bersama lini Pixel 11. Chip generasi terbaru tersebut membawa sejumlah peningkatan dibandingkan Tensor G5, terutama pada kemampuan kecerdasan buatan (AI), pemrosesan kamera, serta efisiensi berbagai tugas yang berjalan langsung di perangkat.

img_title Honor 700 Pro Bocor! Baterai Jumbo 9.000mAh, Kamera 200MP, dan Layar Belakang 1,72 Inci

Namun, di sisi lain, Qualcomm masih memiliki senjata kuat melalui Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chip ini dirancang untuk memberikan performa CPU dan GPU tinggi, sehingga menjadi salah satu pilihan utama untuk smartphone flagship, termasuk perangkat yang berorientasi pada gaming.

Lantas, seberapa besar perbedaan performa kedua chipset tersebut? Apakah Tensor G6 akhirnya mampu mendekati Snapdragon 8 Elite Gen 5? Berikut perbandingan spesifikasi dan hasil benchmark keduanya.

img_title Oppo Find X10 dan Find X10 Pro Max Global: Baterai Dipangkas, Harga Mahal

Spesifikasi Tensor G6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Tensor G6 menggunakan proses fabrikasi 3nm dari TSMC. Chip ini mengandalkan konfigurasi CPU yang terdiri dari satu inti C1-Ultra dengan kecepatan hingga 4,11 GHz, empat inti C1-Pro pada 3,38 GHz, serta dua inti C1-Pro dengan kecepatan 2,65 GHz.

img_title Di Balik Perselisihan Royalti Arm dan Qualcomm: Ada Potensi Kenaikan Harga HP Flagship yang Harus Ditempuh Konsumen

Sementara itu, Snapdragon 8 Elite Gen 5 juga dibuat menggunakan teknologi 3nm TSMC. Qualcomm membekalinya dengan dua inti Oryon Gen 3 Prime berkecepatan hingga 4,61 GHz dan enam inti Oryon Gen 3 Performance dengan kecepatan 3,63 GHz.

Untuk pemrosesan grafis, Tensor G6 membawa GPU PowerVR CXTP-48-1536. Sebaliknya, Snapdragon 8 Elite Gen 5 menggunakan Adreno 840 yang dilengkapi dukungan ray tracing dan berbagai fitur gaming Snapdragon Elite.

Keduanya juga mendukung RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0 serta UFS 4.1. Akan tetapi, Snapdragon memiliki dukungan memori dengan kecepatan hingga 5,3 GHz.

Perbedaan semakin terlihat pada sektor kamera. Tensor G6 mendukung kamera hingga 200MP, perekaman video 8K pada 30fps, video 4K hingga 120fps, serta fitur zoom Pro hingga 120x. Chip ini juga membawa kemampuan segmentasi semantik secara real-time.

Sementara itu, Snapdragon 8 Elite Gen 5 menggunakan Qualcomm Spectra Triple ISP 20-bit yang mendukung kamera hingga 320MP. Chip tersebut juga mampu merekam video 8K hingga 60fps dan video 4K pada 120fps.

Performa Geekbench: Snapdragon Masih Unggul Jauh

Pengujian benchmark dilakukan pada Google Pixel 11 Pro XL yang menggunakan Tensor G6 dan Samsung Galaxy S26 Ultra dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Hasil Geekbench 6 menunjukkan perbedaan yang cukup besar. Tensor G6 memperoleh skor single-core 2.671, sedangkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 mencapai 3.726.

Dengan demikian, Snapdragon unggul sekitar 39 persen dalam pengujian single-core. Perbedaan bahkan semakin lebar ketika pengujian beralih ke multi-core.

Tensor G6 mencatat skor 6.802, sementara Snapdragon 8 Elite Gen 5 memperoleh 11.402. Artinya, Snapdragon unggul sekitar 67 persen.

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Qualcomm masih memiliki keunggulan besar dalam kemampuan CPU mentah. Karena itu, pengguna yang sering menjalankan aplikasi berat atau melakukan pekerjaan dengan beban komputasi tinggi kemungkinan akan merasakan keuntungan dari Snapdragon.

AnTuTu Mempertegas Keunggulan Snapdragon

Perbedaan performa juga terlihat jelas pada AnTuTu v11. Tensor G6 mendapatkan skor total 1.857.406. Sementara itu, Snapdragon 8 Elite Gen 5 mencatat angka 3.902.784.

Dengan hasil tersebut, skor keseluruhan Snapdragon hampir dua kali lipat dibandingkan Tensor G6. Jika dihitung berdasarkan perbedaan skor, Snapdragon memiliki keunggulan sekitar 110 persen.

Pada pengujian CPU, Tensor G6 mencatat 787.728 poin, sedangkan Snapdragon mencapai 1.165.473 poin. Dengan demikian, Snapdragon unggul sekitar 48 persen.

Perbedaan paling mencolok terdapat pada sektor GPU. Tensor G6 memperoleh 432.908 poin, sementara Snapdragon 8 Elite Gen 5 mencapai 1.572.568 poin. Artinya, Snapdragon unggul lebih dari 260 persen.

Selain itu, Snapdragon juga unggul dalam pengujian memori dan UX. Skor memori Tensor G6 berada di angka 279.312, sedangkan Snapdragon mencapai 411.987. Untuk UX, Tensor G6 memperoleh 357.458 poin dan Snapdragon mencatat 752.756 poin.

Performa Gaming: Snapdragon Jauh Lebih Kuat

Jika Anda menggunakan smartphone untuk bermain game, hasil 3DMark menjadi bagian yang cukup penting. Pengujian Wild Life Extreme Stress Test dirancang untuk melihat kemampuan perangkat mempertahankan performa grafis dalam beban berat sekaligus mengukur kestabilan selama pengujian berlangsung.

Pixel 11 Pro XL dengan Tensor G6 mendapatkan skor 3.386 dengan rata-rata 20,31fps. Sebaliknya, Galaxy S26 Ultra yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 memperoleh skor 7.738 dengan rata-rata 46,34fps.

Dengan demikian, Snapdragon mencatat skor lebih dari dua kali lipat Tensor G6. Keunggulan tersebut menunjukkan bahwa Snapdragon 8 Elite Gen 5 jauh lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan gaming berat dan performa grafis tinggi.

Selain menawarkan GPU yang lebih kuat, Snapdragon juga memiliki berbagai fitur gaming yang dirancang untuk membantu meningkatkan pengalaman bermain game. Oleh sebab itu, keunggulannya tidak hanya terlihat dalam benchmark, tetapi juga berpotensi terasa ketika smartphone digunakan dalam waktu lama untuk menjalankan game dengan grafis tinggi.

Tensor G6 Memiliki Fokus yang Berbeda

Meski tertinggal dalam hampir seluruh benchmark, bukan berarti Tensor G6 merupakan chipset yang buruk. Justru, Google sejak awal memiliki pendekatan berbeda dalam mengembangkan Tensor.

Google tidak secara khusus menjadikan kemenangan benchmark sebagai tujuan utama. Sebaliknya, Tensor dirancang untuk mendukung pengalaman perangkat Pixel, terutama dalam hal AI dan pemrosesan fotografi.

Kekuatan utama Tensor G6 berada pada Tensor Processing Unit atau TPU. Komponen ini dirancang untuk menjalankan berbagai model AI secara langsung di perangkat. Dengan begitu, sejumlah fitur pintar dapat bekerja tanpa selalu bergantung pada pemrosesan melalui server.

Pendekatan tersebut memungkinkan fitur seperti Live Translate, Magic Eraser, pemrosesan Real Tone, serta berbagai kemampuan AI generatif berjalan lebih terintegrasi dengan sistem Pixel.

Selain itu, Google menggunakan konsep komputasi heterogen. Artinya, CPU, GPU, ISP, dan TPU tidak hanya bekerja secara terpisah untuk mengejar angka performa tertinggi. Sebaliknya, setiap bagian dirancang untuk menangani jenis pekerjaan tertentu secara lebih efisien.

Tensor G6 vs Snapdragon 8 Elite Gen 5, Mana yang Lebih Baik?

Jawabannya kembali kepada kebutuhan pengguna. Jika prioritas utama Anda adalah performa CPU, kemampuan GPU, gaming, dan kecepatan maksimal, Snapdragon 8 Elite Gen 5 menjadi pilihan yang lebih kuat.

Hasil Geekbench, AnTuTu, dan 3DMark menunjukkan keunggulan Snapdragon secara konsisten. Bahkan, perbedaan paling besar terlihat pada performa GPU yang menjadi salah satu faktor penting untuk game dan aplikasi grafis berat.

Namun, Tensor G6 memiliki keunggulan pada sisi yang berbeda. Chip ini lebih diarahkan untuk mendukung fitur AI, fotografi komputasional, dan berbagai pengalaman software khas Pixel.

Karena itu, pengguna yang menginginkan smartphone dengan kemampuan AI terintegrasi, kamera pintar, serta fitur perangkat lunak yang lebih personal dapat mempertimbangkan Tensor G6.

Pada akhirnya, Snapdragon 8 Elite Gen 5 unggul dalam hal kekuatan mentah, sedangkan Tensor G6 menawarkan pendekatan yang lebih berfokus pada AI dan integrasi software. Jadi, pilihan terbaik bukan hanya ditentukan oleh skor benchmark, tetapi juga oleh cara Anda menggunakan smartphone sehari-hari.

Ponsel dengan Tensor G6

  • Google Pixel 11
  • Google Pixel 11 Pro
  • Google Pixel 11 Pro XL
  • Google Pixel 11 Pro Fold

Ponsel dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5

  • Samsung Galaxy S26 Ultra
  • Oppo Find X9 Ultra
  • Vivo X300 Ultra
  • Xiaomi 17 Ultra
  • iQOO 15 Ultra

Snapdragon 8 Elite Gen 5 menjadi pemenang jika ukuran utamanya adalah performa benchmark dan gaming. Sementara itu, Tensor G6 lebih menarik bagi pengguna yang mengutamakan AI, fotografi komputasional, serta fitur software khas Google Pixel.