Hisense A10 Resmi Meluncur, Bawa Layar E-Ink dan Layar Warna Magnetik yang Bisa Dilepas
- Hisense
GadgetVIVA - Hisense akhirnya resmi memperkenalkan smartphone e-ink terbarunya, Hisense A10, setelah sebelumnya beberapa kali membagikan bocoran mengenai perangkat tersebut. Menariknya, ponsel ini tidak hanya mengandalkan layar e-ink untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih nyaman, tetapi juga menawarkan layar warna tambahan yang bisa dipasang dan dilepas secara magnetik.
Seri Hisense A10 hadir dalam dua model, yakni A10 Pro dan A10 Ultra. Keduanya menawarkan konsep yang cukup berbeda dari smartphone Android pada umumnya. Dengan menggabungkan layar e-ink hemat daya dan panel warna tambahan, Hisense mencoba menghadirkan perangkat yang bisa digunakan untuk membaca sekaligus menjalankan berbagai aktivitas smartphone.
Harga Hisense A10 sendiri dimulai dari 2.799 yuan. Sementara itu, model dengan spesifikasi tertinggi dibanderol hingga 3.898 yuan.
Harga Hisense A10 Pro dan A10 Ultra
Hisense menawarkan A10 Pro dalam tiga pilihan konfigurasi. Varian dengan RAM 8GB dan penyimpanan 128GB menjadi model paling terjangkau dengan harga 2.799 yuan atau sekitar US$416.
Kemudian, tersedia varian 8GB 256GB yang dijual seharga 2.999 yuan atau sekitar US$446. Sementara itu, model tertinggi dengan RAM 12GB dan penyimpanan 512GB dibanderol 3.499 yuan atau sekitar US$521.
Di sisi lain, A10 Ultra juga memiliki tiga pilihan memori. Varian 8GB 128GB dijual seharga 3.198 yuan, sedangkan versi 8GB 256GB dibanderol 3.398 yuan. Untuk konfigurasi 12GB 512GB, harganya mencapai 3.898 yuan.
Kedua model tersedia dalam pilihan warna Moon White dan Bamboo Green. Selain itu, bobot masing-masing perangkat berada di angka sekitar 190 gram.
Layar E-Ink 6,13 Inci yang Mirip Kertas
Salah satu daya tarik utama Hisense A10 adalah penggunaan layar E Ink Carta 1300 berukuran 6,13 inci. Panel tersebut mempunyai resolusi 1648 x 824 piksel dengan kepadatan sekitar 300 PPI.
Layar ini mampu menampilkan hingga 256 tingkat warna abu-abu dan menawarkan 36 tingkat pencahayaan depan dengan sistem dua warna. Karena menggunakan teknologi e-ink, tampilannya dibuat agar lebih menyerupai kertas dibandingkan layar LCD atau AMOLED pada smartphone biasa.
Berbeda dengan layar konvensional yang memancarkan cahaya secara langsung, teknologi e-ink memanfaatkan pantulan cahaya dari lingkungan untuk menampilkan gambar. Karena itu, layar jenis ini dikenal lebih nyaman digunakan untuk membaca dalam waktu lama.
Selain itu, Hisense menyebut panel A10 tidak menggunakan kedipan layar dan tidak memancarkan cahaya biru seperti layar smartphone konvensional. Alhasil, perangkat ini lebih diarahkan untuk aktivitas seperti membaca buku digital, mempelajari dokumen, hingga memberikan anotasi pada file PDF.
Untuk meningkatkan respons layar, Hisense juga menggunakan chip E Ink T2000 TCON. Chip tersebut bertugas mengelola proses penyegaran layar secara mandiri. Dengan begitu, beban prosesor utama dapat dikurangi sekaligus membantu menekan efek ghosting yang sering menjadi salah satu kelemahan layar e-ink.
Punya Layar Warna yang Bisa Dilepas
Namun, fitur yang paling menarik dari Hisense A10 justru bukan hanya layar e-ink utamanya. Hisense menyediakan layar warna magnetik tambahan yang dapat dipasang di bagian belakang perangkat.
Panel LCD tambahan ini berukuran 4,96 inci dan menggunakan sistem cincin magnetik serta kontak logam untuk terhubung dengan bodi ponsel. Karena menggunakan mekanisme tersebut, pengguna dapat memasang atau melepas layar warna kapan saja sesuai kebutuhan.
Saat layar tambahan terpasang, pengalaman menggunakan A10 menjadi lebih mirip smartphone Android biasa. Pengguna misalnya dapat membuka media sosial, melihat gambar berwarna, membaca komik, menampilkan grafik, hingga menikmati video pendek.
Dengan demikian, pengguna tidak harus terus menggunakan layar warna. Ketika ingin fokus membaca atau menghemat daya, panel tersebut bisa dilepas dan A10 kembali mengandalkan layar e-ink.
Untuk A10 Ultra, layar warna magnetik sudah disertakan langsung dalam paket penjualan. Sementara itu, A10 Pro hanya mempunyai konektor magnetik yang sudah tersedia pada bodinya. Layar warna tambahannya harus dibeli secara terpisah.
Ditopang Snapdragon dan Sudah Mendukung 5G
Dari sisi performa, Hisense A10 menggunakan prosesor octa-core Qualcomm QCM6690 yang dibuat dengan proses fabrikasi 4nm. Chip tersebut mendukung jaringan 5G dan telah disesuaikan untuk perangkat dengan layar e-ink.
Menariknya, sistem pada ponsel ini dapat menyesuaikan penggunaan daya berdasarkan aktivitas. Ketika digunakan untuk membaca atau menjalankan tugas ringan, frekuensi prosesor dan konsumsi daya dapat diturunkan secara otomatis.
Sebaliknya, ketika pengguna menjalankan aplikasi yang membutuhkan performa lebih tinggi, sistem dapat meningkatkan kinerja prosesor agar antarmuka tetap terasa responsif.
Untuk mendukung aktivitas harian, Hisense membekali seri A10 dengan baterai 4.000mAh. Pengisian daya kabel mendukung daya hingga 18W, sedangkan pengisian nirkabel mencapai 15W.
Khusus A10 Ultra, Hisense juga memberikan dukungan pengisian daya nirkabel magnetik. Fitur ini membuat proses pengisian menjadi lebih praktis, terutama bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan aksesori magnetik.
Jalankan Android 16 dan Bebas Instal Aplikasi
Dari sisi software, Hisense A10 menjalankan Android 16 sejak pertama kali digunakan. Hisense juga menjanjikan dukungan pembaruan sistem dalam jangka panjang serta pembaruan keamanan.
Yang tidak kalah penting, pengguna tetap mendapatkan kebebasan dalam memasang aplikasi Android. Artinya, A10 tidak hanya terbatas pada aplikasi khusus untuk perangkat e-ink.
Pendekatan tersebut membuat seri A10 lebih fleksibel. Pengguna dapat memanfaatkan perangkat sebagai e-reader saat ingin membaca, lalu menggunakannya seperti smartphone Android ketika membutuhkan aplikasi lain.
Kamera 48MP dan Fitur Lengkap
Meski mengutamakan pengalaman membaca, Hisense A10 tetap membawa fitur yang cukup lengkap. Di bagian belakang terdapat kamera utama 48MP, sedangkan kamera depan memiliki resolusi 8MP.
Selain kamera, perangkat ini juga mendukung sejumlah fitur modern seperti NFC, Wi-Fi 6, infrared remote control, perekaman panggilan, serta fitur kloning aplikasi.
Dengan kombinasi tersebut, Hisense A10 bukan sekadar e-reader dengan fungsi telepon. Perangkat ini mencoba menjadi smartphone Android yang memiliki keunggulan khusus pada kenyamanan membaca.
Secara keseluruhan, Hisense A10 Pro dan A10 Ultra menawarkan konsep yang cukup unik di tengah pasar smartphone yang didominasi layar AMOLED dan OLED. Layar e-ink menjadi pilihan untuk membaca dan aktivitas ringan, sedangkan layar warna magnetik memberikan fleksibilitas ketika pengguna membutuhkan tampilan penuh warna.
Dengan harga mulai 2.799 yuan, Hisense A10 tentu menyasar pengguna yang menginginkan perangkat berbeda dari smartphone biasa. Jika konsep layar ganda yang dapat dilepas ini bekerja sesuai harapan, A10 berpotensi menjadi salah satu smartphone e-ink paling menarik di kelasnya.