Baterai 60 Jam dan Layar Super Terang, Coros Pace 4 Pro Siap Temani Lari Lebih Lama

Coros Pace 4 Pro hadir dengan pilihan warna dial hitam dan putih.
Sumber :
  • Dok. Coros via Notebookcheck

GadgetVIVA - Coros Pace 4 Pro kini hadir sebagai smartwatch olahraga dengan layar lebih besar, baterai lebih panjang, dan memori internal delapan kali lebih lega. Jam ini membawa panel AMOLED 1,47 inci, tingkat kecerahan hingga 3.500 nits, serta daya tahan baterai sampai 60 jam saat fitur always-on display dimatikan. Harganya berada di kisaran Rp7,9 jutaan ($449), tetapi belum ada jadwal rilis resmi di Tanah Air.

img_title Garmin Lepas Pembaruan Firmware Beta 19.15 untuk Forerunner 970 Bawa 28 Perbaikan Sistem

Model ini diposisikan sebagai penerus Coros Pace 4 yang diperkenalkan pada November tahun lalu. Coros Pace 4 Pro juga masuk ke kelas yang berhadapan langsung dengan jam olahraga seperti Garmin Forerunner 570. Ukurannya dibuat lebih besar dan beberapa bagian penting ditingkatkan, meski fitur latihannya masih banyak mengambil fondasi dari model non-Pro.

Tampilan Coros Pace 4 Pro berwarna putih dari sisi depan.

Photo :
  • Dok. Coros via Notebookcheck

img_title Garmin Vivoactive 6 Dapatkan Update Beta 19.15, Atasi Baterai Boros dan Tambah Fitur Baru

Layar makin besar, tetap mudah dibaca saat lari

Perubahan paling gampang terlihat ada pada layar. Coros Pace 4 Pro memakai panel LTPO AMOLED berukuran 1,47 inci dengan resolusi 466 x 466 piksel. Ukuran ini menjadi layar terbesar yang pernah digunakan Coros pada lini smartwatch-nya.

img_title Garmin Rilis Update Public Beta 19.15 untuk Smartwatch Forerunner 570 Bawa 24 Perbaikan

Buat pelari, ukuran tersebut bukan sekadar angka di lembar spesifikasi. Informasi seperti pace, jarak, detak jantung, atau durasi latihan bisa tampil lebih lega dan lebih mudah dibaca sambil bergerak, terutama ketika pengguna tidak sempat mengangkat tangan terlalu lama.

Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 3.500 nits. Angka ini dirancang untuk membantu visibilitas di luar ruangan, termasuk saat berlari di bawah matahari terik. Layar juga dilindungi kaca safir, sementara bingkainya menggunakan material titanium alloy. Kombinasi ini memberi perlindungan lebih baik dari goresan dan membuat tampilan jam terasa lebih premium.

Coros menyediakan pilihan warna dial hitam dan putih. Namun, pilihan warna tali tidak sepenuhnya sama untuk setiap varian. Tali silikon tersedia dalam warna yang serasi dengan dial, sementara opsi nilon menawarkan bobot lebih ringan untuk pengguna yang ingin jam terasa senyaman mungkin selama latihan panjang.

Baterai 60 jam membuat colokan bukan prioritas

Peningkatan berikutnya menyasar baterai. Coros Pace 4 Pro mampu bertahan hingga 60 jam tanpa always-on display, sedangkan daya tahannya mencapai 45 jam ketika always-on display dan seluruh sistem, termasuk GPS, aktif.

Bagi pengguna yang rutin mengikuti latihan lari berjam-jam, catatan ini cukup penting. Jam tidak perlu sering dilepas hanya untuk diisi ulang, sehingga pencatatan aktivitas harian, tidur, dan latihan dapat berlangsung lebih konsisten. Untuk latihan mingguan biasa, pengguna juga tidak harus terus mengingat jadwal pengisian daya seperti pada smartwatch dengan baterai pendek.

Coros turut memangkas waktu pengisian menjadi sekitar 1,5 jam. Waktu tersebut memang belum membuat jam langsung penuh dalam beberapa menit, tetapi cukup praktis jika pengguna baru teringat mengisi daya sebelum berangkat latihan. Isi daya saat mandi atau bersiap-siap pun sudah bisa membantu menambah bekal baterai untuk sesi berikutnya.

Tetap ada catatan penting. Daya tahan hingga 60 jam merupakan klaim berdasarkan kondisi tertentu, terutama ketika always-on display dimatikan. Pemakaian GPS terus-menerus, layar yang sering menyala, notifikasi, pengukuran kesehatan, dan kebiasaan memakai fitur lain dapat membuat hasil nyata berbeda.

Memori 32GB, sensor dan fitur latihan tetap jadi andalan

Coros menaikkan memori internal dari 4GB menjadi 32GB. Kapasitas sebesar ini memberi ruang jauh lebih luas untuk kebutuhan yang berkaitan dengan olahraga dan penggunaan harian. Pengguna punya ruang lebih lega untuk menyimpan data, rute, atau materi pendukung lain tanpa cepat berhadapan dengan batas penyimpanan.

Peningkatan memori ini terasa relevan bagi pelari yang sering berlatih di luar ruangan dan mengandalkan jam sebagai perangkat utama, bukan sekadar layar tambahan untuk melihat notifikasi. Ruang lebih besar juga membantu Coros Pace 4 Pro tetap siap menyimpan kebutuhan latihan dalam jangka lebih panjang.

Untuk pemantauan kesehatan, jam ini menggunakan sensor detak jantung optik terbaru Coros dengan sensor PPG multi-channel. Sensor tersebut dipakai untuk membaca detak jantung secara lebih akurat selama aktivitas. Meski begitu, hasil dari smartwatch tetap sebaiknya dipakai sebagai panduan latihan, bukan pengganti pemeriksaan medis.

Coros menyediakan enam kelompok alat untuk membantu pengguna memantau latihan, meliputi:

  • Training load untuk melihat beban latihan yang diterima tubuh.
  • Pace strategy untuk membantu menjaga kecepatan sesuai target.
  • VO2 Max sebagai perkiraan kemampuan tubuh menggunakan oksigen saat berolahraga.
  • Running fitness untuk memantau perkembangan kebugaran berlari.
  • Workout dan training plans untuk menyusun sesi latihan secara lebih terarah.
  • Route builder untuk membuat rute latihan sebelum mulai bergerak.

Fitur-fitur tersebut membuat Coros Pace 4 Pro lebih cocok untuk pengguna yang memang serius membangun rutinitas lari, bukan hanya mencari jam dengan tampilan menarik. Pelari pemula pun tetap bisa memakainya, tetapi manfaat terbesar akan terasa ketika pengguna rutin membaca data dan menyesuaikan latihan berdasarkan hasilnya.

Jam ini juga memiliki ketahanan air 5 ATM. Artinya, perangkat dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari yang bersentuhan dengan air dan olahraga tertentu sesuai batas perlindungan tersebut. Namun, ketahanan air bukan alasan untuk mengabaikan panduan pemakaian atau menganggap jam aman untuk semua jenis aktivitas air.

Bobot naik sedikit, pilihan talinya tetap fleksibel

Berbagai peningkatan pada ukuran layar dan komponen internal ikut memengaruhi bobot. Coros Pace 4 Pro memiliki berat 43 gram jika dipasangkan dengan tali nilon. Bobotnya naik menjadi 51 gram dengan tali silikon.

Selisih delapan gram mungkin terdengar kecil, tetapi bisa terasa bagi pelari yang memakai jam selama berjam-jam atau pengguna yang sensitif terhadap beban di pergelangan tangan. Tali nilon menjadi pilihan lebih menarik untuk latihan panjang karena bobotnya ringan, sedangkan silikon bisa lebih praktis untuk penggunaan harian dan aktivitas yang membuat tali mudah terkena keringat atau air.

Selain dua opsi tersebut, Coros juga menyiapkan pilihan tali tambahan. Tali nilon Khata disebut akan menyusul. Informasi ini memberi pengguna ruang untuk menyesuaikan tampilan dan kenyamanan tanpa harus terpaku pada tali bawaan.

Walau membawa label Pro, sebagian besar fitur Coros Pace 4 Pro masih sama dengan Pace 4. Jadi, peningkatan utamanya berada pada layar, kapasitas baterai, memori, dan ukuran keseluruhan. Pengguna Pace 4 tidak otomatis membutuhkan model baru, terutama jika kebutuhan latihan saat ini sudah terpenuhi.

Harga globalnya naik cukup jauh dari Pace 4

Coros Pace 4 Pro dibanderol Rp7,9 jutaan ($449) untuk varian tali silikon maupun nilon. Warna dial tersedia dalam hitam dan putih, sedangkan tali silikon hadir dengan pilihan warna yang menyesuaikan dial. Jam ini sudah tersedia melalui toko resmi Coros, tetapi belum tercantum di Amazon berdasarkan informasi sumber.

Sebagai pembanding, Coros Pace 4 versi non-Pro dijual sekitar Rp4,4 jutaan ($250). Selisih harga kurang lebih Rp3,5 juta membuat calon pembeli perlu melihat kebutuhan secara realistis. Layar lebih besar, memori 32GB, dan baterai hingga 60 jam memang menarik, tetapi tidak otomatis membuat pengalaman lari pengguna Pace 4 berubah drastis.

Belum ada pengumuman resmi soal harga maupun jadwal masuknya Coros Pace 4 Pro ke Tanah Air. Karena itu, angka rupiah di atas merupakan perkiraan dari harga global dan belum memperhitungkan pajak, biaya distribusi, atau penyesuaian harga lokal.

Jadi, siapa yang paling cocok memakai Coros Pace 4 Pro?

Coros Pace 4 Pro paling masuk akal untuk pelari yang mengutamakan daya tahan baterai, layar mudah dibaca di luar ruangan, dan ruang penyimpanan besar. Jam ini juga cocok bagi pengguna yang ingin perangkat latihan lebih serius tanpa harus sering mencari charger.

Namun, pengguna Coros Pace 4 sebaiknya tidak terburu-buru melakukan upgrade. Fitur latihan pada kedua model masih banyak memiliki dasar yang sama, sehingga peningkatan terbesar baru terasa jika Anda membutuhkan layar lebih besar, baterai lebih panjang, atau memori 32GB.

Rekomendasi akhirnya:

  • Pertimbangkan Coros Pace 4 Pro jika Anda sering latihan jarak jauh, memakai GPS dalam durasi panjang, dan membutuhkan layar yang mudah dibaca di bawah sinar matahari.
  • Pilih tali nilon jika bobot ringan menjadi prioritas utama, terutama untuk latihan berjam-jam.
  • Pilih tali silikon jika Anda menginginkan perawatan yang lebih sederhana untuk pemakaian harian.
  • Tahan dulu jika Anda sudah memakai Coros Pace 4 dan tidak membutuhkan tambahan kapasitas memori atau daya tahan baterai.
  • Jangan menjadikan harga global sebagai patokan akhir sebelum ada pengumuman resmi untuk Tanah Air.