Inovasi Generasi Muda, Samsung Innovation Campus Batch 8 Bekali 6.000 Talenta Digital Logika Coding dan AI

samsung
Sumber :
  • Samsung

GadgetVIVA -

img_title Samsung Galaxy M08 dan F08 Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.000mAh dan Update hingga 2032

Sebelum menguasai inovasi modern seperti Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT), pemuda perlu menanamkan pola pikir yang sistematis. Pemikiran dasar ini menjadi fokus utama bagi 6.000 peserta terpilih dari total 14.806 pendaftar dalam program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8, yang mengawali perjalanan mereka melalui tahap Stage 1: Code Kick-Start – Python Programming dari tanggal 27 Agustus sampai 28 September 2026.

Tahap awal ini dirancang untuk membekali para siswa dengan prinsip-prinsip pemrogram dasar. Melalui bahasa Python, mereka mempelajari berbagai topik penting seperti variabel, jenis data, operator, instruksi kondisional, perulangan, hingga struktur data kompleks seperti list dan dictionary guna memahami cara membangun modul perangkat lunak.

Metode instruksional diterapkan secara bertahap, menggabungkan landasan teori dengan praktik pemrograman langsung. Selain itu, sesi bimbingan teknis (technical mentoring) turut dihadirkan untuk mendampingi peserta dalam mengatasi kerumitan logika pemrograman maupun kekeliruan sintaksis (syntax error).

Pentingnya pemahaman konsep ketimbang sekadar hafalan kode ditegaskan oleh Rahmat Fajri, seorang AI Engineer sekaligus instruktur SIC. Beliau menyatakan bahwa inti dari belajar pemrograman adalah melatih kemampuan mentranslasikan sebuah masalah nyata menjadi logika terstruktur sebelum dieksekusi ke dalam format kode.

Pembekalan ini tidak hanya berfokus pada penulisan baris kode, tetapi juga mengasah keterampilan penyelesaian masalah (problem solving) dan pemikiran komputasional (computational thinking). Peserta dilatih untuk mendekomposisi masalah kompleks menjadi bagian yang lebih sederhana, memetakan pola, serta menyusun solusi dengan skema yang teratur.

Melalui pendekatan berbasis proyek (project-based learning), para peserta mengaplikasikan konsep-konsep yang telah dipelajari untuk merancang solusi digital. Proses ini membuktikan bahwa penguasaan logika dasar merupakan pijakan awal yang sangat krusial sebelum mereka melangkah ke eksplorasi teknologi yang lebih kompleks pada tahapan berikutnya.

Anggi Paramita selaku Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia menambahkan bahwa pelatihan ini bertujuan membentuk kerangka berpikir yang kuat. Pihaknya berharap seluruh peserta Stage 1 dapat mengoptimalkan kesempatan ini untuk menggali potensi diri serta terus berkembang di sepanjang rangkaian SIC Batch 8.

Selain menyasar generasi muda, program ini juga berfokus pada penguatan kapasitas para pendidik agar mampu menyelaraskan metode pengajaran dengan kebutuhan era digital. Lebih dari 500 guru dan dosen telah berpartisipasi dalam SIC untuk memperdalam wawasan mereka mengenai pemrogram dasar, pemikiran komputasional, AI, dan IoT.

Secara keseluruhan, SIC Batch 8 merupakan inisiatif CSR dari Samsung Electronics Indonesia yang menyajikan kurikulum bertahap. Seleksi ketat akan terus dilakukan, di mana peserta yang lolos Stage 1 akan disaring menjadi 1.500 orang untuk Stage 2: IoT, dilanjutkan 700 orang ke Stage 3: AI, hingga akhirnya mencapai Stage 4: Final Integration dan penilaian akhir.

Halaman Selanjutnya
img_title