Xiaomi Door dan Window Sensor 3, Baterai Tahan 3 Tahun
- xiaomi
Teknologi ini memanfaatkan perubahan hambatan listrik akibat medan magnet untuk mendeteksi posisi magnet yang terpasang pada pintu atau jendela. Dengan pendekatan tersebut, Xiaomi mengklaim sensor terbaru mampu merespons perubahan dengan lebih cepat sekaligus mengonsumsi daya lebih rendah dibandingkan sensor Hall tradisional.
Peningkatan ini penting karena sensor harus dapat mengenali perubahan posisi pintu dan jendela secara konsisten. Ketika pintu dibuka atau ditutup, perangkat akan mendeteksi perubahan tersebut dan meneruskan informasi ke sistem rumah pintar yang terhubung.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Xiaomi tidak menyebutkan keberadaan sensor cahaya seperti yang tersedia pada Door and Window Sensor 2. Artinya, pengguna yang sebelumnya memanfaatkan pembacaan cahaya untuk menjalankan otomatisasi mungkin memerlukan perangkat tambahan, seperti sensor cahaya Mijia.
3. Memantau Pintu, Jendela, Laci, dan Lemari
Sesuai namanya, Xiaomi Door and Window Sensor 3 dirancang untuk memantau kondisi pintu dan jendela. Akan tetapi, penggunaannya tidak terbatas pada dua jenis bukaan tersebut.
Berkat bentuknya yang kecil, perangkat ini juga dapat dipasang pada laci, pintu lemari, hingga kotak penyimpanan. Dengan begitu, pengguna dapat mengetahui apakah suatu tempat penyimpanan sedang terbuka atau tertutup.
Untuk menggunakannya, sensor perlu dipasangkan dengan gateway Bluetooth Mesh yang kompatibel. Setelah proses pemasangan selesai, pengguna dapat memantau status perangkat melalui aplikasi Xiaomi Home.
Aplikasi tersebut tidak hanya menampilkan kondisi terkini, tetapi juga mencatat riwayat pendeteksian. Pengguna dapat melihat jumlah aktivitas membuka dan menutup dalam sehari, serta memantau berapa lama pintu atau jendela berada dalam kondisi terbuka maupun tertutup.
Selain itu, notifikasi dapat dikirimkan ke ponsel ketika sensor mendeteksi perubahan. Fitur ini berguna bagi pengguna yang ingin memantau kondisi rumah saat sedang bekerja atau bepergian.
4. Mendukung Otomatisasi Rumah Pintar
Keunggulan lainnya adalah dukungan terhadap fitur Smart Connect dalam ekosistem Xiaomi. Melalui aplikasi Xiaomi Home, sensor dapat dihubungkan dengan perangkat rumah pintar lain yang kompatibel untuk menjalankan berbagai otomatisasi.
Sebagai contoh, pengguna dapat mengatur agar lampu pintar menyala secara otomatis ketika pintu dibuka. Sebaliknya, saat jendela terbuka, sistem dapat memberikan perintah untuk mematikan AC agar penggunaan energi lebih efisien.