Roblox Rilis Fitur Build: Bikin Game di HP Pakai AI, Tanpa Coding!

Roblox Rilis Fitur Build: Bikin Game di HP Pakai AI, Tanpa Coding!
Sumber :
  • Roblox

GadgetVIVA - Platform game global Roblox resmi memperkenalkan fitur revolusioner bernama “Build”, yang memungkinkan pengguna membuat game langsung dari ponsel menggunakan kecerdasan buatan (AI) tanpa perlu kemampuan pemrograman, desain 3D, atau pengalaman teknis sama sekali.

img_title Solusi Multitasking dan Storytelling Spontan, Mengupas Keunggulan REDMI Note 17 Pro Series

Fitur ini merupakan bagian dari strategi Roblox untuk demokratisasi pembuatan konten, membuka pintu bagi jutaan pemain muda di seluruh dunia untuk menjadi kreator aktif, bukan hanya konsumen pasif. Dengan cukup mengetikkan deskripsi sederhana seperti “game petualangan di hutan lebat dengan rintangan alam”, AI akan menghasilkan versi playable pertama dari game tersebut lengkap dengan lingkungan 3D, mekanisme gameplay, karakter, efek visual, dan suara.

Artikel ini mengupas tuntas cara kerja fitur Build, integrasinya dengan Roblox Studio, agen AI pendukung, ketersediaan, serta implikasinya bagi masa depan kreator game di Indonesia dan global.

img_title JBL Soundgear Clips Tourmaline Red Resmi Meluncur, Earbud Open-Ear Premium dengan Driver Titanium

Bagaimana Fitur Build Roblox Bekerja?

Fitur Build dirancang sebagai antarmuka mobile yang intuitif dan ringan. Pengguna cukup:

img_title Garmin Rilis Update System Software 6.73 untuk Fenix 9, Atasi Bug Peta dan Spotify
  • Buka aplikasi Roblox di ponsel
  • Pilih menu “Build” (akan tersedia mulai 28 Juli 2026)
  • Ketik prompt teks berisi ide game dalam bahasa sehari-hari
  • Tunggu AI memproses dan menghasilkan scene 3D lengkap
  • Edit, sesuaikan, atau tambahkan elemen secara manual
  • Publikasikan ke platform Roblox jika sudah siap

Contoh prompt yang bisa digunakan:

  • “Buat game balapan mobil futuristik di kota cyberpunk malam hari.”
  • “Game puzzle edukatif untuk anak usia 8 tahun dengan tema luar angkasa.”

AI Roblox akan menerjemahkan permintaan ini menjadi dunia virtual fungsional dalam hitungan detik berkat pelatihan pada dataset besar berisi jutaan aset 3D, skrip gameplay, dan struktur level dari game-game yang sudah ada di platform.

Teknologi di Balik Build: Kombinasi AI Open Source dan Proprietary

Roblox tidak mengandalkan satu model AI saja. Fitur Build memadukan:

  • Model AI open source (untuk fleksibilitas dan komunitas)
  • Model AI proprietary internal (dikembangkan khusus oleh tim Roblox)

Model ini dilatih untuk memahami hubungan antara teks, objek 3D, fisika game, dan interaksi pengguna. Hasilnya: AI tidak hanya membuat objek statis, tapi lingkungan dinamis yang benar-benar bisa dimainkan.

Salah satu terobosan utamanya adalah kemampuan menghasilkan scene 3D lengkap dari satu baris teks termasuk pencahayaan, navigasi karakter, trigger event, dan audio ambient.

Terintegrasi Penuh dengan Roblox Studio

Fitur Build bukan pengganti Roblox Studio, melainkan pelengkap mobile-nya. Keduanya berbagi:

  • Backend yang sama
  • Model AI yang identik
  • Riwayat chat dan proyek

Artinya:

  • Proyek yang dimulai di HP via Build bisa dilanjutkan di komputer via Roblox Studio untuk pengembangan lanjutan
  • Sebaliknya, kreator bisa memantau progres AI agent dari ponsel meski sedang bekerja di desktop
  • Integrasi ini memungkinkan alur kerja hybrid: ide cepat di HP → pengembangan mendalam di PC → review instan di mana saja.

Agen AI Baru untuk Kreator Profesional

Selain Build, Roblox juga mengumumkan tiga agen AI canggih yang akan hadir di Roblox Studio mulai 28 Juli 2026:

1. Playtesting Agent
Secara otomatis menguji game untuk mencari bug, celah desain, atau masalah keseimbangan sebelum dirilis ke publik.

2. Analytics Agent
Kreator bisa bertanya dalam bahasa alami:

  • “Mengapa pemain sering keluar di level 3?”
  • “Apa item paling populer minggu ini?”

Tanpa harus membaca grafik atau dashboard analitik rumit.

3. Experiment Agent

Memberikan rekomendasi berbasis data untuk meningkatkan:

  • Retensi pemain
  • Waktu bermain
  • Potensi pendapatan (melalui microtransaction)

Roblox juga mengembangkan Procedural Models (buat aset 3D dari teks/gambar) dan Cube (AI generator objek siap pakai seperti senjata, kendaraan, furnitur).

Ketersediaan & Batasan Usia

  • Tanggal rilis awal: 28 Juli 2026
  • Negara uji coba: Selandia Baru (awal), lalu bertahap ke negara lain

Syarat pengguna:

  • Minimal 9 tahun
  • Telah verifikasi usia
  • Pemain yang bisa main game hasil Build: Minimal 16 tahun, setelah lolos moderasi keamanan

Roblox menegaskan bahwa semua game hasil AI tetap melewati sistem moderasi ketat yang sama seperti game konvensional termasuk pemeriksaan konten, keamanan, dan kesesuaian usia.

Gratis untuk Pemula, Berbayar untuk Profesional

Versi dasar Build: Gratis untuk semua pengguna memenuhi syarat

Fitur lanjutan (seperti akses prioritas ke AI agent, ekspor aset HD, atau analitik premium): Akan ditawarkan dalam paket berlangganan kreator profesional
Model ini mirip dengan pendekatan Adobe atau Canva akses dasar gratis, upgrade untuk kebutuhan serius.

Apa Arti Ini bagi Kreator Muda di Indonesia?

Bagi pelajar, gamer, atau content creator muda di Indonesia, fitur Build adalah peluang emas:

  • Belajar desain game tanpa hambatan teknis
  • Mengekspresikan ide kreatif secara instan
  • Bahkan berpotensi menghasilkan uang dari game yang dibuat

Dengan lebih dari 60 juta game aktif di Roblox dan 50 juta pengguna harian, platform ini telah menjadi lahan subur bagi talenta digital muda dan kini, dengan AI, pintu masuknya jadi jauh lebih lebar.

Kesimpulan: Era Baru Kreasi Game Dimulai dari Genggaman Tangan

Roblox tidak hanya menghadirkan fitur ia sedang mengubah definisi siapa yang bisa menjadi pembuat game. Dengan Build, batas antara pemain dan pencipta semakin kabur. Cukup dengan ide, ponsel, dan imajinasi, siapa pun kini bisa menciptakan dunia virtual sendiri.

Dan yang paling penting: tidak perlu tahu coding.

Di tengah booming AI generatif, langkah Roblox ini bukan sekadar tren tapi investasi jangka panjang pada ekosistem kreator global. Dan Indonesia, dengan populasi digital muda terbesar di Asia Tenggara, siap menjadi salah satu pusat kreativitas terdepan di platform ini.