Horor Khas Nusantara! Ini 5 Game Lokal Paling Seram yang Segera Rilis di Steam
- dok. Ariverse Studio/Nightwatch at The Museum
GadgetVIVA - Industri game Indonesia sedang menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang luar biasa. Di tengah gelombang globalisasi konten digital, developer lokal justru memilih akar budaya sendiri dan menghadirkan pengalaman horor yang autentik, mencekam, dan visualnya memukau.
Pada Hari Game Indonesia (HARGAI) 2026 di Steam, puluhan judul lokal dipamerkan namun genre horor mencuri perhatian utama. Mengapa? Karena para kreator berhasil menggabungkan folklor Nusantara, mekanisme gameplay modern, dan estetika visual unik menjadi pengalaman bermain yang tak terlupakan.
Berikut lima game horor lokal yang paling layak masuk wishlist Anda di Steam.
1. Agni: Village of Calamity – Visual Setara AAA, Nuansa Mistis Desa Purba
Dikembangkan oleh Separuh Interactive menggunakan Unreal Engine 5, Agni: Village of Calamity langsung mencuri perhatian lewat trailer gameplay-nya yang setara dengan seri Silent Hill atau Resident Evil.
Premis Cerita
Anda berperan sebagai penyidik elite yang dikirim ke Desa Purba, sebuah desa terpencil yang penuh misteri setelah sejumlah orang menghilang. Di sini, Anda harus:
- Menjelajahi lingkungan mencekam
- Memecahkan teka-teki kuno
- Menghindari makhluk gaib yang tak bisa dilawan secara langsung
Sebagai survival horror murni, amunisi sangat terbatas fokus utama adalah eksplorasi, ketegangan psikologis, dan narasi mendalam.
Meski belum ada tanggal rilis resmi, keberadaan trailer gameplay menandakan bahwa peluncuran sudah dekat.
2. KONON: The Ritual – Horor Piksel dengan Jiwa Urban Legend Kalimantan
Jika Anda menyukai estetika retro ala A Space for the Unbound, maka KONON: The Ritual dari Mintsphere adalah game yang wajib ditunggu.
Gaya & Inspirasi
- Format: Side-scrolling pixel art
- Genre: Narrative adventure psychological horror
- Latar: Kota Tenggarong, Kalimantan Timur
Anda memainkan Andini, perempuan berindra keenam yang menyelidiki fenomena supranatural di kotanya. Game ini tidak hanya mengangkat folklor lokal, tapi juga menampilkan nuansa film horor kultus era 80-an dengan warna gelap, suara ambient, dan ketegangan bertahap.
Saat ini masih dalam pengembangan, tanpa tanggal rilis pasti tapi potensinya sangat besar.
3. DreadOut 3 – Kelanjutan Waralaba Horor Ikonik Indonesia
Tak lengkap membahas game horor lokal tanpa menyebut DreadOut. Seri yang menginspirasi generasi developer ini kini siap melanjutkan legasi lewat DreadOut 3, yang sedang dikembangkan oleh Digital Happiness.