iQOO G1 Resmi Meluncur, Hadir dengan Joystick Hall Effect, Grip Modular, dan Pengisian 15W
- iqoo
Joystick Hall Effect untuk Kontrol Lebih Akurat
Beralih ke sektor kontrol, iQOO G1 menggunakan joystick berbasis Hall Effect. Teknologi ini memanfaatkan sensor magnetis untuk membaca pergerakan stik, bukan hanya mengandalkan kontak mekanis seperti pada sejumlah joystick konvensional.
Karena itu, joystick Hall Effect berpotensi mengurangi masalah stick drift, yaitu kondisi ketika karakter atau kamera dalam game bergerak sendiri meskipun stik tidak sedang disentuh. Meski demikian, teknologi tersebut tidak menjamin masalah drift sepenuhnya hilang dalam semua kondisi penggunaan.
iQOO juga menyebut joystick pada G1 memiliki ketahanan hingga 5 juta penggunaan. Angka tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi pemain yang rutin menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game mobile.
Tidak hanya itu, pengguna mendapatkan tiga pilihan kepala thumbstick yang bisa diganti. Fitur ini memungkinkan pemain menyesuaikan bentuk stik sesuai kenyamanan dan gaya bermain masing-masing.
Untuk melengkapi kontrol utama, iQOO G1 menggunakan tombol ABXY berbasis micro-switch yang dirancang memberikan respons cepat. Controller ini juga memiliki D-pad dengan umpan balik taktil untuk membantu pemain merasakan setiap tekanan tombol.
Di bagian bahu, tersedia tombol tambahan L4 dan R4 yang dapat disesuaikan. Tombol tersebut memungkinkan pengguna memetakan aksi tertentu ke posisi yang lebih mudah dijangkau.
Sebagai contoh, pemain dapat mengatur tombol tambahan untuk menjalankan fungsi yang sering digunakan dalam permainan. Namun, fungsi pemetaan tersebut tetap bergantung pada dukungan perangkat lunak dan kompatibilitas game.
Koneksi USB-C dan Pengisian Daya Pass-Through 15W
Keunggulan lain iQOO G1 adalah penggunaan koneksi USB-C langsung ke smartphone atau tablet. Berbeda dengan controller yang mengandalkan Bluetooth, sistem ini tidak memerlukan proses pemasangan nirkabel.
Koneksi langsung juga berpotensi mengurangi latensi yang berkaitan dengan transmisi nirkabel. Dengan begitu, input dari tombol dan joystick dapat diteruskan melalui sambungan fisik, sesuatu yang penting untuk game kompetitif dengan tempo permainan cepat.
Namun, karena menggunakan koneksi langsung, iQOO G1 tidak memiliki baterai internal. Controller mengambil daya dari perangkat yang terhubung sehingga pengguna tidak perlu mengisi baterai controller secara terpisah.