GPD BOX Mini PC Debut di Indiegogo, Usung Intel Core Ultra dan Konektivitas MCIO 8i

G‌PD BOX M‌ini PC Debut di I‌ndiegogo, Usung I‌ntel Core Ultra dan Konektivitas M‌CIO 8i
Sumber :
  • G‌PD

Gadget – GPD, produsen yang selama ini dikenal lewat perangkat gaming handheld seperti WIN 5 berbasis Strix Halo, resmi melebarkan sayap ke pasar mini PC. Perangkat perdananya di kategori ini, GPD BOX, diperkenalkan melalui platform crowdfunding Indiegogo, menandai langkah strategis perusahaan untuk menjangkau segmen pengguna yang membutuhkan desktop ringkas bertenaga tinggi.

img_title Maxtang NXALN51 Bawa Sasis Pasif dan 4 Port 2.5G LAN, Solusi Ideal Server Rumahan
  • GPD meluncurkan mini PC pertamanya, GPD BOX, melalui platform crowdfunding Indiegogo.
  • Perangkat ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra seri Panther Lake dengan opsi Core Ultra X7 356H atau Ultra X7 358H.
  • GPD BOX menjadi mini PC pertama yang mengusung antarmuka MCIO 8i dengan kecepatan penuh PCIe 5.0 x8 untuk koneksi GPU eksternal.
  • Kedua varian hadir dengan RAM 32 GB dan penyimpanan 1 TB, dibanderol sekitar Rp24,3 jutaan untuk varian 356H.

Spesifikasi GPD BOX Mini PC

img_title Axiomtek MANO330 Bawa Prosesor Intel Twin Lake dan RAM DDR5 32GB untuk Komputasi Ringkas Industri
  • Prosesor (Opsi 1): Intel Core Ultra X7 356H
  • Prosesor (Opsi 2): Intel Core Ultra X7 358H
  • GPU (356H): Intel Xe3 (terintegrasi)
  • GPU (358H): Intel Arc B390 (terintegrasi)
  • RAM: 32 GB
  • Penyimpanan: 1 TB
  • Konektivitas GPU Eksternal: MCIO 8i (PCIe 5.0 x8)
  • Konektivitas Lain: Dual USB4 v2.0

Lompatan GPD dari Gaming Handheld ke Mini PC

img_title Cetak Sejarah AI: Kiprah CEO Reka Jadi Endeavor Entrepreneur Indonesia Ke-120

Keputusan GPD untuk memasuki segmen mini PC bukanlah hal yang mengejutkan, mengingat popularitas perangkat komputasi ringkas yang terus meningkat di kalangan profesional dan pengguna rumahan. Selama ini, GPD identik dengan perangkat gaming handheld berperforma tinggi yang dirancang untuk mobilitas. Transisi ke mini PC memperlihatkan upaya perusahaan untuk menghadirkan rekayasa termal dan efisiensi daya yang telah terasah di perangkat handheld ke dalam bentuk desktop berukuran minimal.

Dua unit GPD BOX mini PC menampilkan spesifikasi Intel Core Ultra Series 3 Panther Lake

Photo :
  • GPD

Dengan mengandalkan platform crowdfunding, GPD tampaknya mengukur respons pasar secara langsung sebelum meningkatkan skala distribusi. Ini adalah pola yang sering dipakai oleh produsen perangkat keras butik untuk memperkenalkan produk dengan risiko finansial yang lebih terkendali.

Performa: Kekuatan AI dan Grafis Tanpa GPU Diskrit

Daftar harga dua konfigurasi GPD BOX di platform crowdfunding Indiegogo

Photo :
  • GPD

GPD membekali BOX dengan prosesor Intel Core Ultra jajaran Panther Lake, yaitu Core Ultra X7 356H dan Core Ultra X7 358H. Keduanya adalah chip 16-core dan 16-thread yang di atas kertas sangat mumpuni untuk multitasking dan beban kerja komputasi intensif. Perbedaan paling signifikan ada di sisi grafis. Varian 356H mengandalkan grafis terintegrasi berbasis arsitektur Xe3, sementara 358H mendapatkan peningkatan substansial berupa GPU Arc B390 yang terintegrasi. Berdasarkan klaim yang beredar, Arc B390 memiliki kemampuan menjalankan gim modern tanpa memerlukan kartu grafis diskrit tambahan.

Di luar performa grafis, yang cukup menarik adalah kapasitas pemrosesan AI yang mencapai 180 TOPS. Angka ini menempatkan GPD BOX sebagai alat yang potensial untuk pengembang dan profesional yang menjalankan inferensi model AI secara lokal, sebuah keunggulan yang jarang ditemukan di mini PC pada umumnya.

Konektivitas MCIO 8i dan USB4: Keunggulan yang Diklaim Pertama di Dunia

Setup desktop dengan GPD BOX mini PC yang terhubung ke enclosure GPU eksternal

Photo :
  • GPD

Salah satu nilai jual utama yang diangkat adalah klaim GPD BOX sebagai mini PC pertama di dunia dengan antarmuka MCIO 8i. Bagi yang belum familiar, MCIO 8i adalah konektor yang memungkinkan jalur PCIe 5.0 x8, kecepatan yang cukup untuk menangani GPU eksternal modern tanpa hambatan bandwidth berarti. Pihak GPD menyatakan bahwa antarmuka ini berjalan pada spesifikasi penuh PCIe 5.0, berbeda dari perangkat serupa dari merek lain seperti TOPC TA255 yang meski memiliki konektor serupa, namun dibatasi pada kecepatan PCIe 4.0 x8.

Kehadiran port USB4 v2.0 ganda juga memperkuat posisi GPD BOX sebagai mini PC dengan opsi ekspansi modern. Standar ini memungkinkan transfer data kecepatan tinggi dan koneksi ke berbagai periferal mutakhir. Bagi pengguna yang memerlukan setup desktop hemat tempat tetapi tidak mau mengorbankan kemampuan upgrade grafis, kombinasi MCIO 8i dan USB4 ini menjadi tawaran yang jarang ditemui di pasaran saat ini.

Ketersediaan dan Jadwal Peluncuran

Saat ini, GPD BOX tersedia di Indiegogo dalam masa penggalangan dana. Perangkat ini juga tercatat sudah muncul secara diam-diam di Amazon Jepang, meskipun belum dapat dibeli. Embargo penjualan dijadwalkan akan dicabut pada bulan depan, yang kemungkinan menjadi titik awal ketersediaan lebih luas, termasuk di kanal distribusi ritel Jepang. Untuk pasar Indonesia, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan, mengingat GPD BOX adalah produk pertama dari lini baru ini. Namun, pola distribusi GPD sebelumnya menunjukkan bahwa produk mereka kerap tersedia melalui importir atau platform e-commerce global setelah peluncuran resmi.

Harga GPD BOX Mini PC di Indonesia

GPD BOX dipasarkan dalam dua konfigurasi melalui Indiegogo, menempatkannya di segmen premium untuk mini PC yang menyasar profesional dan kreator konten yang membutuhkan kemampuan AI dan grafis terintegrasi tinggi. Hingga saat ini belum ada informasi harga resmi untuk pasar Indonesia.

Harga resmi (Indiegogo):

  • GPD BOX (Core Ultra X7 356H, 32 GB, 1 TB): sekitar Rp24.300.000 (USD 1,491), harga resmi Indonesia belum tersedia
  • GPD BOX (Core Ultra X7 358H, 32 GB, 1 TB): sekitar Rp25.700.000 (USD 1,575), harga resmi Indonesia belum tersedia

Kehadiran GPD BOX menandai ekspansi yang agresif dari produsen gaming handheld ke ranah komputasi desktop ringkas. Dengan mengedepankan prosesor generasi terbaru Intel dan konektivitas ekspansi yang tidak lazim di kelasnya, GPD sepertinya hendak mendefinisikan ulang ekspektasi terhadap mini PC, bukan sekadar sebagai komputer kantoran kompak, tetapi sebagai workstation kecil dengan kemampuan AI dan gaming yang serius. Tantangan terbesarnya tentu pada harga, yang di segmen ini akan berhadapan langsung dengan mini PC dari pemain mapan, termasuk lini NUC dari ASUS dan produk sejenis dari Minisforum. Keberhasilan kampanye Indiegogo akan menjadi indikator awal apakah pasar menganggap proposisi nilai ini sepadan dengan banderol yang dipatok.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget