Newtech Ness1300 Rilis sebagai NAS 2-Bay dengan Storage Hingga 48 TB dan 2.5GbE
- Dok. Notebookcheck
GadgetVIVA - Newtech resmi meluncurkan Ness1300, sebuah NAS desktop 2-bay yang dirancang untuk memberikan solusi penyimpanan data yang andal di lingkungan kantor kecil, klinik, hingga instalasi pengawasan. Perangkat ini hadir sebagai penerus dari Ness1200 dengan pembaruan signifikan pada sektor hardware dan sistem operasi.
Mengusung prosesor Intel Pentium G7400 dan RAM DDR5-4800 sebesar 8 GB, Ness1300 langsung menjalankan Windows Server IoT 2025 sebagai sistem operasi standar. Artinya, pengguna tidak perlu lagi menginstal OS tambahan - cukup nyalakan dan perangkat siap dikonfigurasi. Untuk penyimpanan sistem, tersedia SSD M.2 NVMe 240 GB yang terdedikasi, sehingga dua buah hard disk 3,5 inci dapat fokus sepenuhnya untuk data pengguna.
Kapasitas Besar dengan RAID 1 Hardware
Keunggulan utama Ness1300 ada pada kapasitas dan sistem proteksi datanya. Setiap bay hard disk dapat menampung hingga 24 TB, yang berarti total penyimpanan mentah mencapai 48 TB, atau 24 TB ruang aman dalam konfigurasi RAID 1. Newtech menawarkan beberapa varian konfigurasi penyimpanan: 4 TB, 8 TB, 16 TB, dan 24 TB, sehingga pengguna dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anggaran dan data.
Yang membedakan Ness1300 dari NAS kelas entry-level lainnya adalah penggunaan controller RAID hardware Kite milik Newtech sendiri. Controller ini mereduksi beban prosesor karena semua proses mirroring dan rekonstruksi array ditangani secara independen. Fitur rebuild otomatis saat drive diganti, patrol read untuk mendeteksi bad sector, serta error-skip rebuilding membuat sistem tetap berjalan meskipun ada masalah pada salah satu hard disk. Hot-swap juga didukung penuh, sehingga mengganti drive tidak perlu mematikan perangkat.
Konektivitas Lengkap untuk Kebutuhan Profesional
Dari segi konektivitas, Ness1300 membawa port Ethernet 2.5GbE yang memungkinkan transfer data lebih cepat dibandingkan Gigabit Ethernet standar. Dua port USB 3.2 Gen 2 Type-A juga tersedia untuk koneksi eksternal. Yang menarik, perangkat ini masih mempertahankan output VGA dan serial 9-pin D-Sub (COM1) yang mendukung RS-232, RS-422, dan RS-485. Interface serial ini menjadi nilai lebih untuk menghubungkan NAS ke peralatan industri atau sistem gedung yang masih mengandalkan koneksi serial.
Tak hanya itu, terdapat port BMC (Baseboard Management Controller) yang memungkinkan pengelolaan daya jarak jauh dan monitoring hardware. Fitur ini sangat berguna ketika NAS ditempatkan di lokasi yang sulit dijangkau, seperti ruang server kecil atau lemari utilitas. Sistem monitoring juga dapat mengirim notifikasi jika hard disk atau suhu sistem melewati ambang batas, dan log error bisa disimpan untuk audit berkala.
Desain Ringkas Cocok untuk Meja Kerja
Dengan dimensi 154 x 270 x 188 mm, bodi Ness1300 tidak memakan banyak tempat. Catu daya 250W sudah terintegrasi di dalam sasis, dan satu kipas berdiameter besar menjaga suhu tetap rendah tanpa menimbulkan kebisingan berlebih. Meskipun konfigurasi penyimpanannya lebih sederhana dibandingkan NAS kelas atas seperti Minisforum N5 Air yang mendukung lima SATA drive dan tiga slot M.2, Ness1300 unggul dalam hal kemudahan pengelolaan berkat Windows Server IoT 2025 dan hardware RAID Kite.
Newtech Ness1300 dijadwalkan mulai dijual di Jepang pada Oktober 2026. Harga ritel resmi dan detail ketersediaan global - termasuk di Indonesia - belum diumumkan. Perangkat ini hadir dengan garansi tiga tahun, yang menunjukkan kepercayaan produsen terhadap keandalan hardware-nya.