Knis Automatic Meteorite Hadirkan Dial Meteorit Asli, Cuma 100 Unit di Dunia

Ukiran penanda edisi spesial dan nomor seri individu pada sasis Knis edisi terbatas.
Sumber :
  • Dok. Knis

GadgetVIVA - Produsen arloji independen asal Kyoto, Knis, merilis jam tangan otomatis edisi terbatas dalam rangka merayakan ulang tahun ke-5 merek tersebut. Arloji berkode seri KN001-MTRGLM ini tampil unik lewat penggunaan penunjuk waktu atau dial yang dibuat langsung dari pecahan meteorit asli Muonionalusta. Diproduksi sangat terbatas hanya 100 unit berpenomoran seri untuk seluruh dunia, perangkat penunjuk waktu ini dibanderol dengan kisaran harga mulai Rp12,5 jutaan (¥108,900) hingga Rp15 jutaan (£622) melalui toko online resmi produsen yang mendukung pengiriman internasional.

img_title Kuoe Kyoto Royal Smith 90-006 Bawa Movement 80 Jam, Ini Daya Tariknya

Penggunaan material luar angkasa ini membawa Knis kembali ke akar identitas awal mereka saat pertama kali memperkenalkan arloji bertekstur batuan meteorit lima tahun lalu. Dipadukan dengan sasis berukuran ringkas serta penggerak otomatis buatan Jepang, arloji ini menjadi penawaran menarik bagi pecinta horologi yang menyukai material dial langka dengan proporsi yang pas untuk pemakaian harian.

Estetika Dial Meteorit Muonionalusta dan Proporsi Sasis Ringkas

img_title Casio CMK100 Hadirkan Movement Otomatis dan Bodi Titanium, Ini Detail 5 Varian Lengkapnya

Daya tarik utama dari arloji ini terletak pada bagian dial yang memanfaatkan batu meteorit Muonionalusta, yakni material meteorit besi yang pertama kali ditemukan di Swedia. Dial tersebut menampilkan pola silang alami berbentuk kristal yang dikenal dalam dunia horologi sebagai pola Widmanstätten. Pola garis ini terbentuk dari proses pendinginan material kaya zat besi yang memakan waktu jutaan tahun di ruang angkasa. Karena struktur kristal di dalam batu meteorit terbentuk secara alami dan acak, setiap potongan dial pada 100 unit jam ini memiliki pola visual yang unik dan tidak akan pernah sama antara satu unit dengan unit lainnya.

Knis menyelaraskan karakter dial meteorit berwarna abu-abu tersebut dengan sasis berbahan stainless steel berkulit warna rose gold serta tali jam bertekstur kulit buaya lengkap dengan folding clasp. Dari segi ukuran fisik, arloji ini mengusung proporsi yang cukup serbaguna untuk berbagai ukuran pergelangan tangan. Diameter sasisnya berada di angka 38 mm dengan ketebalan 11 mm dan bobot keseluruhan sekitar 73 gram. Pada bagian depan, dial dilindungi oleh kaca kristal safir yang sudah diberi lapisan anti-refleksi untuk menjaga keterbacaan di bawah terik matahari.

img_title GARRACK Onimusha Tampilkan Dial Raden dan Kanazawa Foil, Ini Detilnya

Keandalan Dapur Pacu Miyota 8215 dan Ketahanan Fisik

Di dalam sasisnya, Knis membenamkan mesin otomatis Miyota Calibre 8215 buatan Jepang yang juga mendukung pemutaran daya secara manual (manual winding). Mesin ini menawarkan ketahanan simpan daya (power reserve) hingga 42 jam dan bekerja pada frekuensi standar. Produsen juga melengkapi mesin ini dengan fungsi hacking seconds, yang membuat jarum detik berhenti berputar saat mahkota pemutar ditarik untuk menyetel waktu secara presisi.

Arloji ini tidak sekadar mengandalkan nilai estetika. Konstruksi sasisnya dirancang dengan ketahanan air hingga 10 ATM atau setara 100 meter, membuatnya aman terkena percikan air hingga dipakai berenang ringan. Bagian belakang sasis mengadopsi sistem ulir (screw-in caseback) transparan, memungkinkan pemilik untuk melihat pergerakan rotor dan mekanisme mesin dari luar. Perakitan akhir arloji dilakukan langsung di Jepang dan disertai garansi resmi produsen selama satu tahun.

Eksklusivitas Produksi Terbatas 100 Unit di Dunia

Sebagai rilisan peringatan lima tahun, eksklusivitas menjadi poin penjualan utama dari model ini. Setiap unit memiliki nomor seri individu yang diukir pada bagian samping sasis, seperti penandaan 001/100 hingga unit terakhir. Distribusi perangkat penunjuk waktu ini dilakukan secara global melalui situs resmi Knis serta toko utama mereka di Kyoto.

Kombinasi antara dial bermaterial luar angkasa asli, ukuran sasis 38 mm yang ramah di tangan, serta sasis berlapisan rose gold menjadikan jam tangan ini opsi koleksi yang menonjol di segmen harganya. Meski menggunakan mesin otomatis kelas pemula yang tergolong standar, nilai eksklusivitas pola dial meteorit menjadi alibi utama yang ditawarkan oleh Knis.

Menimbang Posisi Knis Automatic Meteorite untuk Rotasi Harian

Secara keseluruhan, arloji edisi ulang tahun dari Knis ini menyasar pengguna yang mencari keseimbangan antara keunikan material horologi dan kenyamanan pakai. Ukuran 38 mm membuatnya tidak terasa dominan di tangan, sementara pola Widmanstätten memberikan karakter visual yang kuat tanpa terlihat lebay saat dipadukan dengan pakaian formal maupun kasual.

  • Pertimbangkan arloji ini jika Anda mengincar jam tangan dengan dial meteorit asli bertipe dress watch ringkas 38 mm dan menyukai koleksi berpenomoran seri yang sangat terbatas.
  • Tahan diri Anda jika menginginkan jam tangan dengan mesin otomatis berfrekuensi tinggi atau menginginkan rantai berbahan baja konvensional untuk penggunaan olahraga berat.