Huawei Paparkan Jaringan 5G Tumbuh Lebih Cepat Dibanding 4G

Jaringan 3G, 4G, 5G
Sumber :
  • Pixabay.com

Gadget – Saat ini jaringan 5G diklaim sudah tumbuh lebih cepat dari teknologi generasi sebelumnya. Hal ini diungkap oleh Rotating Chairman Huawei, Ken Hu saat membuka Huawei Global Mobile Broadband Forum, kemarin.

Huawei Eyewear 2: Kacamata Pintar yang Menggabungkan Gaya dan Fungsi

Dia mengatkaan jika dalam waktu hanya tiga tahun, dunia telah melihat kemajuan yang sangat solid dalam hal penyebaran jaringan, layanan konsumen, dan aplikasi dalam industri.

"5G saat ini melaju di jalur cepat dan kita semua perlu merasa bangga dengan kemajuan yang telah kita capai. Akan tetapi, banyak hal lain yang dapat kita lakukan untuk memaksimalkan nilainya. Kita perlu bekerja sama untuk sepenuhnya melepaskan potensi jaringan 5G dan memperluas dampaknya dalam bentuk layanan seperti cloud dan integrasi sistem. Bersama-sama, kita dapat mendorong lompatan perkembangan dalam jaringan 5G, aplikasinya, dan industri secara keseluruhan," paparnya.

Huawei FreeLace Pro: Earphone Wireless Stylish dan Canggih

Sampai dengan Oktober 2022, lebih dari 230 operator telekomunikasi di seluruh dunia telah meluncurkan layanan 5G komersial. Totalnya, lebih dari tiga juta base station 5G telah terpasang untuk melayani lebih dari 700 juta pelanggan.

Di sektor telekomunikasi, layanan pelanggan masih merupakan penyumbang pendapatan terbesar bagi bisnis operator telekomunikasi atau pengelola jaringan (carrier). Seiring dengan peningkatan penetrasi 5G, kian banyak orang yang merasakan sendiri pengalaman yang jauh lebih mengesankan, sehingga mendorong pergeseran dalam perilaku konsumen, salah satunya adalah lonjakan trafik video high definition (HD).

5 Rekomendasi Tablet China dengan Spesifikasi Tangguh di 2024

5G Huawei

Photo :
  • Huawei

Muncul berbagai aplikasi seluler baru dengan memanfaatkan kecepatan 5G yang jauh lebih tinggi serta latensi yang lebih rendah, yang kemudian mendongkrak rata-rata konsumsi data pengguna (DOU) menjadi dua kali lipat serta meningkatkan rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) sebesar 20% - 40%, berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan bisnis operator telekomunikasi secara stabil dari lini bisnis konektivitas.

Halaman Selanjutnya
img_title