Pecat Karyawan Twitter, Elon Musk: Begitu Sulit

Elon Musk
Sumber :
  • foto: Istimewa

Gadget – Usai resmi membeli Twitter, Elon Musk langsung melakukan banyak aksi korporasi. Salah satunya adalah melakukan pemecatan ribuan karyawan. Bahkan dia mengatakan bisnis akan begitu sulit dan semakin sulit ke depannya.

Kecepatan Internet Paket Starlink di Indonesia: Ketahui Sebelum Membeli

Hal itu diungkap Musk dalam email pertama yang dikirimkannya ke karyawan Twitter. Musk memperingatkan karyawan untuk menghadapi ekonomi yang mengerikan ke depannya. Bahkan dia meminta karyawan untuk tidak lagi bekerja remote.

"Jalan di depan akan begitu sulit dan membutuhkan kerja keras untuk berhasil," kata Musk, dilansir The Verge, Senin, 14 November 2022.

Twitter Resmi Izinkan Konten Pornografi, Apa Dampak dan Kekhawatiran Masyarakat?

Musk memperingatkan bahwa lingkungan ekonomi yang lebih lemah di AS akan berarti kesulitan bagi bisnis iklan perusahaan. “Terus terang, gambaran ekonomi ke depan sangat buruk, terutama untuk perusahaan. Seperti kami yang sangat bergantung pada periklanan dalam iklim ekonomi yang menantang,” tulisnya. 

“Selain itu, 70% dari iklan kami adalah merek, bukan kinerja spesifik, yang membuat kami sangat rentan,” tambahnya.

Kini Starlink Hanya 4jutaan saja! Diskon 40% Waktu Terbatas, Segera Miliki!

Musk menyebut jika prioritas utama Twitter saat ini adalah proses verifikasi centang biru berbayar dengan tarif USD8 per bulan. Tanpa mewujudkan langkah ini, kata Musk, mustahil Twitter bisa bertahan dalam ekonomi yang begitu sulit ke depannya. "Kita butuh membuat setengah dari pengguna kita untuk berlangganan," ujar Musk.

Musk juga menegaskan kepada karyawan untuk mulai masuk ke kantor pada 10 November nanti. Dia berharap satu karyawan bisa memiliki jam kerja maksimal 40 jam seminggu. Dia akan menyetujui adanya kerja remote dengan alasan tertentu.

Halaman Selanjutnya
img_title