Gelang Pintar Google Fitbit Edge Bocor ke Publik dengan Layar Oval dan GPS
- Dok. Android Headlines
GadgetVIVA - Bocoran wujud gelang pintar terbaru dari Google akhirnya menyeruak ke publik. Beredar lewat laporan Android Headlines, perangkat yang mengusung nama Google Fitbit Edge ini dirancang sebagai penerus lini Fitbit Charge yang sudah tidak mendapatkan pembaruan sejak 2023. Hadir dengan layar oval ringkas, perangkat ini menawarkan perpaduan fitur kebugaran lengkap seperti GPS terintegrasi, sensor altimeter, hingga daya tahan baterai mencapai 7 hari.
Google menempatkan Fitbit Edge sebagai solusi menengah di antara tracker tanpa layar Fitbit Air dan jam pintar kelas atas Pixel Watch 5. Perangkat ini tetap mempertahankan kompatibilitas lintas platform yang mendukung sistem operasi Android maupun iOS. Langkah ini memberi fleksibilitas tinggi bagi pengguna yang menginginkan pemantauan aktivitas harian tanpa terikat pada ekosistem ponsel tertentu.
Rancang Bangun dan Sentuhan Visual Khas Google
Desain fisik Google Fitbit Edge menampilkan bahasa estetika yang selaras dengan lini HP flagship Pixel 11 Pro. Bocoran gambar memperlihatkan tiga pilihan warna utama, yaitu Obsidian (hitam), Olive (hijau), dan Canyon (oranye). Varian hijau dan oranye menggunakan rangka dua warna (two-toned frame) yang memberikan aksen kontras elegan. Pada varian Canyon, Google menambahkan balutan warna emas pada bagian tepi bodi.
Bentuk fisiknya tidak kaku. Google menyematkan tombol fisik berdesain memanjang di kedua sisi bodi untuk navigasi. Sistem pelepasan tali jam juga mengalami perombakan total. Fitbit Edge mengadopsi mekanisme jepit (pinch mechanism) yang mempermudah bongkar pasang strap, berbeda dari mekanisme pengunci putar pada seri Pixel Watch. Bodi yang ramping membuat perangkat ini nyaman dipakai saat berolahraga maupun tidur.
Dukungan Aplikasi dan Posisi Strategis Segmen
Meski tidak menjalankan sistem operasi Wear OS, Fitbit Edge dibekali dukungan aplikasi esensial dari ekosistem Google. Perangkat ini dapat menjalankan Google Maps untuk navigasi penunjuk arah, YouTube Music untuk kendali pemutaran audio, serta fitur Find My Phone. Fungsionalitas terbatasi secara efisien. Pendekatan ini menjaga konsumsi daya tetap hemat tanpa mengorbankan fungsionalitas harian.
Posisi Fitbit Edge di portofolio Google terlihat sangat terukur. Di kelas terbawah, ada Fitbit Air dengan harga awal sekitar Rp1,8 jutaan ($99) yang menyasar pengguna kasual tanpa layar. Di kelas atas, Pixel Watch 5 hadir untuk pengguna Android yang membutuhkan jam pintar penuh. Fitbit Edge mengisi celah di tengah bagi mereka yang membutuhkan layar penunjuk informasi, pelacakan GPS mandiri, serta daya tahan baterai multi-hari tanpa perlu mengisi daya setiap malam.