LLMjacking Ancam Akun AI Perusahaan, Google Peringatkan Tagihan Cloud Membengkak
- Dok. Google
Dalam skenario serangan lain, peretas mendaftarkan akun terkompromi ke dalam paket berlangganan pay-as-you-go, memilih model AI paling premium, lalu merilis beban kerja inference bervolume tinggi. Demi mengakali batasan sistem atau rate limits, para peretas secara berulang membuat dan menghapus service account berumur pendek sembari memantau dasbor tagihan milik korban agar tidak langsung terdeteksi.
Fenomena ini telah berkembang menjadi ekosistem kejahatan siber yang makin rapi. Beberapa kelompok fokus membobol pertahanan internal perusahaan, sementara kelompok lain yang dikenal sebagai LLM Mixers mengoperasikan gerbang lalu lintas data (gateway). Pihak LLM Mixers mengumpulkan kredensial curian, mengatur alur request, lalu menjual ulang akses AI ilegal tersebut kepada konsumen di pasar gelap dengan harga miring.
Langkah Pengamanan Infrastruktur AI Perusahaan
Guna mengantisipasi lonjakan serangan LLMjacking yang diprediksi kian masif seiring meluasnya adopsi AI, Google Threat Intelligence Group mengimbau setiap organisasi untuk memperketat pengawasan pada platform AI mereka. Setiap perubahan tak dikenal pada akun atau layanan AI harus diperlakukan sebagai insiden keamanan tingkat tinggi.
Beberapa langkah krusial yang perlu diterapkan untuk mengamankan infrastruktur AI organisasi meliputi:
- Menerapkan prinsip hak akses minimal (principle of least privilege) secara ketat pada seluruh akun pengguna dan service account.
- Melakukan rotasi berkala serta enkripsi pada seluruh API key, session tokens, dan access key yang terhubung ke infrastruktur cloud.
- Memasang sistem pemantauan lalu lintas data (monitoring dashboard) dengan peringatan otomatis jika terjadi lonjakan pemanggilan API atau pemakaian GPU yang abnormal.
- Membatasi kuota pemrosesan (spending limits) pada akun pay-as-you-go guna mencegah pembengkakan biaya mendadak.
- Melakukan audit repositori kode secara rutin untuk memastikan tidak ada kredensial cloud atau token yang terunggah secara tidak sengaja.