Dimensity 9600 vs Dimensity 9500, Ini Bocoran Peningkatan Besarnya

Dimensity 9600 vs Dimensity 9500
Sumber :
  • lustrasi

Jika bocoran ini benar, perubahan tersebut cukup menarik. Dua inti berperforma sangat tinggi dapat memberikan kemampuan lebih besar ketika smartphone menjalankan tugas berat secara bersamaan.

img_title Moto Watch Ultra Resmi Meluncur: Layar 2.700 Nits, LTE, Wear OS 6, dan Fitur Kesehatan Polar

Misalnya, ketika pengguna membuka aplikasi berukuran besar, melakukan pengeditan foto atau video, hingga menjalankan game dengan grafis tinggi, dua super core tersebut dapat membantu menangani beban kerja secara lebih cepat.

Konfigurasi yang dikabarkan akan digunakan adalah sebagai berikut:

img_title Poco X8 Resmi Meluncur: Baterai Jumbo 9.000mAh, AMOLED 120Hz, dan Update Software 6 Tahun
  • Dua super core Cortex-X dengan nama kode "Canyon".
  • Tiga core performa Cortex-A dengan nama kode "Gelas-B".
  • Tiga core efisiensi Cortex-A dengan nama kode "Gelas".

Varian Dimensity 9600 Pro bahkan disebut dapat mencapai clock speed hingga 5,0 GHz. Sementara itu, versi lainnya kemungkinan menggunakan kecepatan yang sedikit lebih rendah, tetapi tetap mempertahankan susunan CPU yang sama.

img_title Xiaomi Pad 9 Pro Max Resmi Diperkenalkan, Layar 13,3 Inci dan Xring O3

Namun, perlu diingat bahwa seluruh informasi mengenai konfigurasi tersebut masih berasal dari bocoran. MediaTek belum memberikan konfirmasi resmi mengenai spesifikasi finalnya.

GPU Generasi Baru Siap Tingkatkan Gaming

Tidak hanya CPU, bagian grafis juga diperkirakan mendapatkan peningkatan besar. Dimensity 9600 kabarnya akan menggunakan GPU Immortalis generasi berikutnya dari ARM dengan nama kode "Magni".

Salah satu kemampuan yang menjadi sorotan adalah teknologi interpolasi frame berbasis perangkat keras. Berbeda dari pendekatan yang sepenuhnya mengandalkan software, teknologi ini memungkinkan proses pembuatan frame tambahan dilakukan langsung pada tingkat hardware.

Secara teori, teknologi tersebut dapat membantu game dengan frame rate 60 fps menghasilkan tampilan yang terasa lebih mendekati 120 fps. Selain meningkatkan kelancaran visual, pemrosesan melalui hardware juga berpotensi menekan latensi dibandingkan metode berbasis software.

Selain itu, kemampuan ray tracing juga disebut mengalami peningkatan. Teknologi ini memungkinkan game menghasilkan pencahayaan, pantulan, dan bayangan yang lebih realistis.

Dengan demikian, pengalaman bermain game di smartphone flagship yang menggunakan Dimensity 9600 berpotensi semakin mendekati kualitas visual perangkat PC dan konsol.

Kemampuan AI Semakin Serius

Tren AI juga menjadi bagian penting dalam pengembangan Dimensity 9600. MediaTek dikabarkan memberikan peningkatan besar pada Neural Processing Unit atau NPU yang menangani berbagai pekerjaan berbasis kecerdasan buatan.

Halaman Selanjutnya
img_title