Samsung Galaxy SmartTag 3 Dukung iOS dan Compass View, Pelacak Pertama Lintas OS
- Dok. Samsung
GadgetVIVA - Samsung resmi memperkenalkan Galaxy SmartTag 3, pelacak Bluetooth generasi ketiga yang kini hadir dengan perubahan desain signifikan dan untuk pertama kalinya membuka dukungan untuk perangkat Apple. Langkah ini menandai pergeseran strategi Samsung dari ekosistem tertutup menuju kompatibilitas lintas platform, sebuah keputusan yang bisa memperluas jangkauan pengguna secara drastis.
Secara fisik, SmartTag 3 kini 35 persen lebih kecil (berdasarkan volume) dan 33 persen lebih ringan dibandingkan pendahulunya. Desain pembuka botol yang menjadi ciri SmartTag 2 sudah dihilangkan, digantikan bodi kotak membulat yang tersedia dalam warna hitam dan putih. Ukuran mungil ini memang memudahkan pelacak dimasukkan ke celah sempit, tetapi ada konsekuensi praktis: pengguna perlu membeli casing terpisah jika ingin mengaitkannya ke gantungan kunci. Samsung menyediakan bumper case dan silikon case dalam berbagai warna sebagai solusi.
Compass View dan Bluetooth 6.0 Channel Sounding
Fitur paling menonjol di generasi ini adalah Compass View, yang memanfaatkan Bluetooth 6.0 Channel Sounding untuk memberikan panduan jarak dan arah dari jarak hingga 60 meter. Jika perangkat yang digunakan mendukung ultra-wideband (UWB), tingkat presisi pelacakan akan semakin tinggi.
Galaxy SmartTag 3 tersedia dalam dua warna: hitam dan putih.
- Dok. Samsung
Compass View hanya berjalan pada perangkat Galaxy dengan Android 12 atau lebih baru yang mendukung UWB atau Bluetooth 6.0 Channel Sounding. Perangkat yang sudah kompatibel mencakup Galaxy Z Fold 8 Ultra, Galaxy Z Fold 8, Galaxy S26 Ultra, dan Galaxy S26 . Artinya, pengguna perangkat lama mungkin belum bisa memanfaatkan fitur ini sepenuhnya, sebuah keterbatasan yang perlu dicatat sebelum membeli.
Place Notification dan Left Behind Alert
SmartTag 3 juga memperkenalkan Place Notification, fitur yang memungkinkan pengguna menandai area tertentu dan menerima peringatan ketika benda yang dilacak bergerak masuk atau keluar dari zona tersebut. Fitur ini berguna untuk memantau sepeda, mobil, atau hewan peliharaan yang dipasangi pelacak.
Fitur Place Notification memberi peringatan saat benda yang dilacak masuk atau keluar dari area yang ditandai.
- Dok. Samsung
Selain itu, ada Left Behind Alert yang memberi notifikasi saat perangkat kehilangan koneksi dengan benda yang dilacak. Mode Lost Mode juga hadir untuk menampilkan informasi kontak ketika tag yang hilang dipindai oleh perangkat kompatibel. Pengguna bahkan bisa memprogram SmartTag 3 untuk memicu rutinitas SmartThings tertentu hanya dengan menekan tombol pada pelacak.
Ketahanan Fisik dan Daya Tahan Baterai
Dari sisi ketahanan, SmartTag 3 mengantongi rating IP67 untuk debu dan air. Baterainya diklaim mampu bertahan hingga 550 hari dalam pemakaian normal, dan mencapai 790 hari saat mode hemat daya aktif. Daya tersebut berasal dari baterai koin CR2032 yang bisa diganti sendiri oleh pengguna, sehingga tidak perlu repot mengisi ulang.
Compass View memanfaatkan Bluetooth 6.0 Channel Sounding untuk panduan jarak dan arah hingga 60 meter.
- Dok. Samsung
Kombinasi ukuran mungil, ketahanan IP67, dan baterai yang awet membuat SmartTag 3 cocok ditempatkan di berbagai benda tanpa perlu perawatan rutin. Ini menjadi nilai jual utama bagi pengguna yang ingin solusi pelacakan jangka panjang.
Ketersediaan dan Harga
Samsung belum mengumumkan harga resmi Galaxy SmartTag 3. Pelacak ini akan tersedia pertama di Korea pada 7 Oktober, disusul Amerika Serikat, lalu wilayah lain pada 2027. Model yang dijual mencakup satuan tunggal dan paket isi 4, mengikuti pola peluncuran SmartTag 2. Sebagai gambaran, SmartTag 2 saat ini dijual sekitar Rp933 ribuan ($52.69) untuk paket tertentu di Amazon.
Dukungan iOS 17 atau lebih baru menjadi pembeda terbesar SmartTag 3 dari generasi sebelumnya. Pengguna iPhone kini bisa memanfaatkan pelacak Samsung tanpa harus berpindah ke ekosistem Galaxy. Namun, fitur Compass View tetap eksklusif untuk perangkat Galaxy dengan UWB atau Bluetooth 6.0 Channel Sounding, jadi pengguna iPhone hanya mendapat fungsi pelacakan dasar.
Pihak produsen belum merilis rincian teknis lengkap soal jarak jangkauan Bluetooth standar atau konsumsi daya di luar angka baterai yang diklaim. Yang jelas, SmartTag 3 memposisikan diri sebagai pelacak serbaguna dengan fitur keamanan yang lebih kaya dibanding pendahulunya.