Xiaomi 14 Pro Dapat Upgrade Baterai 5.140 mAh Lewat Program Resmi
- Dok. Xiaomi
GadgetVIVA - Xiaomi resmi memperluas program upgrade baterai ke sejumlah perangkat lamanya, termasuk seri Xiaomi 14. Langkah ini memberi pemilik Xiaomi 14 Pro peningkatan kapasitas dari 4.880 mAh menjadi 5.140 mAh, tanpa mengubah dimensi fisik perangkat.
Program ini berjalan di Tiongkok dan sudah mencakup beberapa generasi sebelumnya. Kali ini giliran Xiaomi 14, Xiaomi 14 Pro, Redmi K70, dan Xiaomi Civi 4 Pro yang masuk daftar. Biaya upgrade dipatok Rp501 ribuan (¥189), dengan diskon 20 persen menjadi Rp401 ribuan (¥151.2) selama pekan pertama Oktober.
Rincian Kapasitas Baru per Model
Setiap perangkat menerima tambahan kapasitas yang berbeda, bergantung pada ruang internal dan desain baterai aslinya. Berikut rinciannya:
- Xiaomi 14: 4.610 mAh menjadi 4.795 mAh
- Xiaomi 14 Pro: 4.880 mAh menjadi 5.140 mAh
- Redmi K70: 5.000 mAh menjadi 5.220 mAh
- Xiaomi Civi 4 Pro: 4.700 mAh menjadi 4.930 mAh
Peningkatan ini tergolong moderat, tetapi tetap relevan bagi pengguna yang mulai merasakan penurunan daya tahan baterai setelah pemakaian satu hingga dua tahun. Selisih 200 hingga 300 mAh bisa berarti tambahan waktu layar sekitar 30 hingga 60 menit, tergantung pola pemakaian.
Teknologi Silicon-Carbon Jadi Kunci
Xiaomi mengklaim baterai pengganti ini menggunakan sel silicon-carbon yang memiliki kepadatan energi lebih tinggi dibanding baterai lithium-ion konvensional. Dengan material ini, produsen bisa menyimpan lebih banyak daya di ruang yang sama.
Pendekatan ini menjelaskan mengapa Xiaomi 14 Ultra tidak termasuk dalam program upgrade. Perangkat tersebut sudah diluncurkan dengan baterai silicon-carbon sejak awal, sehingga tidak ada ruang kapasitas tambahan yang bisa ditawarkan lewat penggantian sel.
Penggunaan silicon-carbon sendiri bukan hal baru di industri smartphone Tiongkok. Beberapa merek seperti Honor dan Vivo juga mengadopsi teknologi serupa untuk menekan ketebalan bodi sembari memperbesar kapasitas baterai.
Prosedur dan Keterbatasan Program
Pengguna yang berminat perlu mendaftar lewat kanal resmi Xiaomi di Tiongkok, kemudian membawa perangkat ke pusat layanan terdaftar. Proses penggantian dilakukan oleh teknisi bersertifikat, sehingga risiko kerusakan pada segel dan komponen internal tetap terkendali.
Kendati demikian, program ini masih terbatas untuk pasar Tiongkok. Xiaomi belum mengumumkan apakah layanan serupa akan tersedia di wilayah lain, termasuk Indonesia. Pihak perusahaan juga tidak merinci berapa lama waktu pengerjaan yang dibutuhkan per unit.