Googlebook Punya Fitur Canggih, tetapi Butuh Android 17! Laptop Intel Punya Keterbatasan Aplikasi

Googlebook Punya Fitur Canggih
Sumber :
  • google

Perbedaan ini penting karena sebagian besar aplikasi Android pada awalnya dikembangkan untuk perangkat berbasis ARM, termasuk smartphone Android. Akibatnya, aplikasi tertentu mungkin membutuhkan penyesuaian agar dapat berjalan optimal pada laptop dengan prosesor Intel.

img_title ColorOS 17 Open Beta Resmi Dibuka! Ini Daftar HP Oppo, OnePlus, dan Realme yang Kebagian Update

Google mengonfirmasi kepada Android Authority bahwa sekitar 96,6 persen dari lebih dari 10.000 aplikasi yang paling banyak digunakan tetap berfungsi dengan baik pada model Intel. Angka tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar aplikasi populer masih dapat digunakan tanpa kendala berarti.

Meskipun begitu, kompatibilitas tidak selalu berarti semua aplikasi memiliki performa dan fungsi yang sama. Sejumlah aplikasi yang lebih kompleks, termasuk game tertentu, masih memerlukan pembaruan dari pengembang agar bisa berjalan dengan benar pada perangkat berbasis Intel.

img_title Xiaomi Smart Door Lock 5C Cat Eye Edition Resmi Meluncur, Punya Kamera 160°, Layar 3,5 Inci, dan 11 Metode Buka Kunci

Sayangnya, belum tersedia daftar publik yang merinci aplikasi mana saja yang membutuhkan pembaruan tersebut. Dengan demikian, pengguna yang mengandalkan aplikasi khusus untuk pekerjaan atau hiburan sebaiknya memeriksa kompatibilitasnya sebelum menentukan pilihan.

Kondisi ini juga menjadi pertimbangan bagi pengguna yang gemar bermain game Android dengan kebutuhan grafis tinggi. Sebab, dukungan aplikasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memasang program, tetapi juga kestabilan dan pengalaman penggunaannya.

img_title OnePlus 16 Siap Bikin Geger! Layar BOE X4 185Hz Hadir dengan Visual Supermuluss dan Spesifikasi Gahar

Model Snapdragon ARM Bisa Menjadi Pilihan

Dari lima model Googlebook yang diperkenalkan, tiga di antaranya menggunakan prosesor Intel. Sementara itu, laptop dari Dell dan HP hadir dengan prosesor Qualcomm berbasis ARM.

Perbedaan tersebut membuat pemilihan model perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Jika aktivitas utama melibatkan aplikasi Android yang belum dioptimalkan untuk arsitektur x86, model ARM layak dipertimbangkan.

Namun, bukan berarti semua laptop Intel pasti mengalami masalah kompatibilitas. Data yang disampaikan Google justru menunjukkan bahwa mayoritas aplikasi populer tetap dapat berjalan dengan baik.

Oleh karena itu, keputusan membeli sebaiknya tidak hanya didasarkan pada merek prosesor. Pengguna juga perlu mempertimbangkan aplikasi yang digunakan sehari-hari, kebutuhan performa, serta dukungan perangkat lunak dari pengembang.

Fitur Integrasi Ponsel Membutuhkan Android 17

Selain kompatibilitas aplikasi, persyaratan sistem operasi ponsel menjadi perhatian penting. Googlebook menawarkan sejumlah fitur yang memungkinkan laptop dan ponsel Android bekerja secara lebih terpadu.

Halaman Selanjutnya
img_title