Xiaomi Door dan Window Sensor 3, Baterai Tahan 3 Tahun

Xiaomi Door dan Window Sensor 3
Sumber :
  • xiaomi

GadgetVIVA - Xiaomi kembali memperluas jajaran perangkat rumah pintar dengan meluncurkan Xiaomi Door and Window Sensor 3 di China. Sensor pintu dan jendela generasi terbaru ini hadir melalui kampanye crowdfunding di platform Xiaomi Youpin. Menariknya, perangkat tersebut menawarkan peningkatan daya tahan baterai hingga tiga tahun, desain ringkas, serta dukungan otomatisasi rumah pintar.

img_title HyperOS 4 Resmi Meluncur 15 Oktober 2026, Ini Daftar 12 HP Xiaomi dan Redmi yang Kebagian Update Pertama

Melalui produk terbarunya ini, Xiaomi ingin memberikan solusi praktis bagi pengguna yang ingin memantau kondisi pintu, jendela, laci, hingga lemari secara lebih mudah. Selain itu, sensor ini dapat dihubungkan dengan berbagai perangkat pintar lain untuk menciptakan sistem rumah yang lebih terintegrasi.

Kampanye crowdfunding Xiaomi Door and Window Sensor 3 dimulai pada 12 Oktober 2026 dan berlangsung hingga 19 Oktober 2026. Selama periode tersebut, konsumen di China dapat memperoleh perangkat ini dengan harga 44 yuan atau sekitar US$6.

img_title 8 HP dan Tablet Terbaru yang Siap Meluncur Oktober 2026, Ada OnePlus 16 hingga iQOO Neo 12!

Harga tersebut membuat sensor ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin membangun ekosistem rumah pintar dengan biaya terjangkau. Namun, ketersediaan di pasar global, termasuk Indonesia, belum diumumkan.

1. Baterai CR2032 Diklaim Tahan Hingga Tiga Tahun

img_title Xiaomi Rilis Power Bank Magnetik 10.000mAh 45W Super Tipis, Pakai Baterai Silikon-Karbon

Salah satu keunggulan utama Xiaomi Door and Window Sensor 3 terletak pada daya tahan baterainya. Xiaomi menggunakan baterai kancing CR2032 yang diklaim mampu bertahan hingga tiga tahun dalam kondisi penggunaan tertentu.

Sebagai perbandingan, generasi sebelumnya, Xiaomi Door and Window Sensor 2 yang diperkenalkan pada 2020, memiliki perkiraan daya tahan baterai sekitar satu tahun. Dengan demikian, model terbaru ini menawarkan masa pakai baterai yang lebih panjang sehingga pengguna tidak perlu terlalu sering melakukan penggantian.

Selain itu, aplikasi Xiaomi Home dapat mengirimkan pemberitahuan ketika daya baterai mulai menipis. Fitur tersebut membantu pengguna mengganti baterai sebelum sensor berhenti berfungsi.

Meski begitu, daya tahan sebenarnya dapat berbeda bergantung pada frekuensi penggunaan, kondisi pemasangan, dan lingkungan tempat sensor digunakan.

2. Menggunakan Teknologi Sensor Magnetoresistif Terowongan

Xiaomi juga membawa perubahan pada teknologi pendeteksian di perangkat barunya. Jika generasi sebelumnya menggunakan sensor Hall, Xiaomi Door and Window Sensor 3 beralih ke teknologi tunnel magnetoresistance atau TMR.

Halaman Selanjutnya
img_title