Kimi K3 Resmi Meluncur, Moonshot AI Hadirkan Model AI Open-Weight Raksasa dengan 2,8 Triliun Parameter
- Kimi K3
GadgetVIVA -
Persaingan teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin memanas. Kali ini, perusahaan AI asal Tiongkok, Moonshot AI, resmi memperkenalkan Kimi K3, model AI terbaru yang diklaim sebagai salah satu model open-weight terbesar di dunia. Dengan membawa 2,8 triliun parameter, Kimi K3 menjadi langkah ambisius Moonshot AI untuk bersaing dengan berbagai model AI papan atas yang selama ini didominasi perusahaan-perusahaan Barat.
Peluncuran ini menjadi sorotan karena Moonshot AI tidak hanya menghadirkan model berukuran sangat besar, tetapi juga berencana membuka akses terhadap bobot model (model weights). Dengan demikian, para pengembang, peneliti, hingga komunitas open source nantinya dapat mengunduh, menjalankan, serta melakukan penyempurnaan model tersebut secara mandiri di perangkat atau server mereka sendiri.
Langkah ini sekaligus memperlihatkan semakin kuatnya perkembangan industri AI di Tiongkok yang kini semakin aktif menghadirkan teknologi berskala besar untuk pasar global.
Saat ini, masyarakat sudah dapat mencoba kemampuan Kimi K3 melalui berbagai platform resmi milik Moonshot AI. Model tersebut tersedia di aplikasi Kimi untuk perangkat Android dan iOS, situs resmi kimi.com, serta aplikasi desktop Kimi Work.
Menariknya, pengguna tidak diwajibkan memiliki akun pengembang untuk mulai menggunakan layanan ini. Moonshot AI menyediakan akses gratis sehingga siapa saja dapat menjajal kemampuan Kimi K3. Meski begitu, seperti layanan AI gratis pada umumnya, tersedia batas penggunaan harian yang diterapkan agar layanan tetap stabil bagi seluruh pengguna.
Strategi ini dinilai cukup menarik karena memberikan kesempatan kepada lebih banyak orang untuk mengenal kemampuan model AI terbaru tanpa harus mengeluarkan biaya di tahap awal.
Di balik performanya, Kimi K3 mengusung arsitektur Mixture-of-Experts (MoE), sebuah pendekatan yang kini semakin populer pada model AI berukuran besar. Berbeda dengan model konvensional yang mengaktifkan seluruh parameter sekaligus, sistem MoE hanya mengaktifkan sebagian "pakar" atau expert sesuai kebutuhan setiap permintaan pengguna.
Pada Kimi K3 sendiri terdapat 896 expert, namun hanya 16 expert yang aktif setiap kali model memproses sebuah perintah. Pendekatan tersebut membuat proses komputasi menjadi lebih efisien tanpa mengurangi kualitas hasil yang diberikan.