Qwen3.8 Max Hadir: Multimodal, 2,4 Triliun Parameter, Open-Weight!

Qwen3.8 Max Hadir: Multimodal, 2,4 Triliun Parameter, Open-Weight!
Sumber :
  • QwenAI

GadgetVIVA - Raksasa teknologi Tiongkok, Alibaba, kembali memperkuat posisinya di panggung AI global dengan peluncuran Qwen3.8 Max, model kecerdasan buatan terbaru dari keluarga Qwen. Dalam pengumuman resmi, Alibaba menyatakan bahwa Qwen3.8 Max memiliki kemampuan yang hampir setara dengan Claude Fable 5 model frontier tercanggih dari Anthropic dan mampu menyaingi AI kelas atas lainnya.

img_title Terlalu Berbahaya untuk Publik? Ini Alasan Mythos 5 Dibatasi Aksesnya oleh Anthropic

Model ini dibekali 2,4 triliun parameter dan menjadi model multimodal pertama dari tim Qwen yang melewati ambang satu triliun parameter. Menurut Shuai Bai, pengembang utama Qwen, pencapaian ini menandai lompatan besar dalam kapasitas pemrosesan teks, gambar, video, dan dokumen secara terintegrasi.

Kemampuan Qwen3.8 Max: Lebih dari Sekadar Chatbot

img_title Alibaba Rilis Qwen 3.5 Omni: AI yang Bisa Kloning Suara & Pahami Video Langsung!

Qwen3.8 Max dirancang untuk tugas-tugas kompleks yang melampaui respons percakapan biasa. Fokus utamanya mencakup:

  • Pengembangan perangkat lunak full-stack
  • Penulisan dan debugging kode
  • Analisis data lanjutan
  • Otomatisasi alur kerja perkantoran
  • Pondasi untuk agen AI otonom
img_title Alibaba Rilis AI Gambar Qwen-Image-2512, Open Source Hadir—Gratis & Bisa untuk Komersial!

Berbeda dengan model generatif umum, Qwen3.8 Max dapat berinteraksi dengan alat eksternal, menjalankan fungsi, dan menyelesaikan rangkaian tugas tanpa intervensi manual menjadikannya kandidat kuat sebagai asisten digital tingkat lanjut.

Akses Pratinjau dengan Diskon 90%

Saat ini, Qwen3.8 Max tersedia dalam mode pratinjau melalui platform Alibaba seperti:

  • Token Plan (layanan berlangganan AI)
  • Qoder dan QoderWork (perangkat coding berbasis AI)

Selama periode awal, pengguna hanya dikenai 10% dari tarif normal, memberi insentif besar bagi pengembang untuk menguji dan membangun aplikasi di atas model ini.

Namun, Alibaba belum merilis dokumen teknis lengkap, termasuk model card, hasil benchmark independen, atau spesifikasi arsitektur detail. Artinya, klaim “mendekati Claude Fable 5” masih berasal dari pengujian internal dan perlu diverifikasi pihak ketiga.

Open-Weight: Strategi Kunci Alibaba untuk Adopsi Global

Salah satu keputusan paling strategis adalah komitmen Alibaba untuk merilis Qwen3.8 Max sebagai model open-weight. Ini berarti:

  • Bobot model akan tersedia publik
  • Pengembang bisa mengunduh dan menjalankannya di infrastruktur sendiri
  • Bisa disesuaikan untuk kasus penggunaan spesifik

Langkah ini selaras dengan tren AI China yang semakin terbuka dan developer-friendly, berbeda dengan pendekatan tertutup OpenAI atau Anthropic. Meski jadwal rilis pasti belum diumumkan, Alibaba menjanjikan bobot model akan tersedia “segera”.

Persaingan Ketat di Dalam Negeri: Qwen3.8 Max vs Kimi K3

Peluncuran Qwen3.8 Max terjadi hanya beberapa hari setelah Moonshot AI memperkenalkan Kimi K3 model dengan 2,8 triliun parameter yang juga open-weight dan fokus pada coding serta agen AI.

Dua raksasa AI China ini kini saling berlomba:

  • Alibaba: integrasi dengan ekosistem cloud, e-commerce, dan enterprise
  • Moonshot: harga lebih murah, performa coding agresif, akses terbuka

Bagi pengembang global, persaingan ini adalah berkah karena menciptakan alternatif berkualitas tinggi yang bebas, transparan, dan terjangkau.

Analisis Akhir: Langkah Alibaba Menuju Kemandirian AI

Dengan Qwen3.8 Max, Alibaba tidak hanya mengejar performa teknis tapi membangun infrastruktur AI yang sepenuhnya mandiri. Model ini sudah digunakan di berbagai layanan inti Alibaba, dari Tmall dan Taobao hingga solusi cloud enterprise.

Di tengah sanksi teknologi dan fragmentasi global, strategi open-weight dan integrasi vertikal ini memberi Tiongkok keunggulan strategis jangka panjang: kontrol penuh atas stack AI, dari chip hingga aplikasi.

Jika Qwen3.8 Max benar-benar mendekati kemampuan Claude Fable 5, maka kesenjangan AI antara AS dan China bisa jadi lebih sempit dari yang diperkirakan dan dunia akan menyaksikan era baru dual hegemoni teknologi.