Microsoft Surface Laptop Ultra Bawa USB-C Magnetik, Bisa Nempel Sendiri Saat Kabel Didekatkan

Kabel USB-C magnetik menjadi fitur pengisian daya utama pada Surface Laptop Ultra.
Sumber :
  • Dok. Microsoft

GadgetVIVA - Kabel charger laptop sering menjadi benda kecil yang paling menyebalkan di meja kerja. Kita menariknya sedikit terlalu kuat, laptop ikut bergeser, atau konektor USB-C tersenggol lalu pekerjaan mendadak berhenti. Microsoft mencoba menyelesaikan kerepotan itu pada Surface Laptop Ultra lewat kabel USB-C magnetik berdaya 140W.

img_title Apple MacBook Pro Siap Adopsi OLED, Panel Mini LED Laptop Terancam Anjlok 75 Persen

Gagasan tersebut terasa akrab karena laptop premium sudah lama memakai konektor magnetik. Bedanya, Microsoft memasukkan mekanisme magnet itu ke dalam konektor USB-C khusus, bukan membuat port pengisian terpisah seperti pada generasi laptop lama. Surface Laptop Ultra juga dipasangkan dengan platform Nvidia Spark, tetapi fitur pengisian magnetik menjadi salah satu sorotan utama perangkat ini.

USB-C yang Menempel Sendiri Saat Kabel Didekatkan

img_title Microsoft Rilis Firmware Perdana Surface Laptop Ultra Perbaiki Bug Layar dan Daya

Kabel bawaan Surface Laptop Ultra dapat menempel ke port khusus di sisi kanan laptop melalui mekanisme magnet. Pengguna tidak perlu menekan konektor terlalu dalam, cukup mendekatkannya sampai kabel tersambung dengan posisi yang tepat. Saat kabel tertarik, sambungan magnet itu berpotensi terlepas lebih mudah sehingga laptop tidak ikut terseret dari meja.

Konektor magnetik Surface Laptop Ultra dibuat sedikit lebih tebal daripada USB-C biasa.

Photo :
  • Dok. Microsoft

img_title Apple MacBook Pro OLED Hadirkan Layar Sentuh dan Dynamic Island Baru

Microsoft menyertakan adaptor daya USB-C 140W dengan ukuran yang disebut ringkas. Daya sebesar itu ditujukan untuk mengisi laptop berperforma tinggi, sementara ujung kabel yang dapat dilepas dari adaptor membuat adaptor tersebut tetap bisa dipakai sebagai pengisi daya USB-C untuk perangkat lain.

Namun, kemampuan lintas perangkat itu tidak berlaku penuh untuk kabelnya. Bagian konektor magnetik dibuat sedikit lebih tebal daripada konektor USB-C biasa, sehingga kabel khusus ini tidak dapat digunakan langsung pada kebanyakan laptop, tablet, atau ponsel USB-C lain.

Praktis, Tetapi Hanya Satu Port yang Mendukung

Surface Laptop Ultra memiliki tiga port USB-C. Catatannya, hanya satu port yang mendukung kabel magnetik tersebut, yaitu port di sisi kanan perangkat. Dua port lainnya tetap dapat digunakan bersama charger USB-C umum, tetapi tidak bisa menerima konektor magnetik bawaan Microsoft.

Satu sisi kabel memiliki bagian magnetik yang dapat menempel ke adaptor daya.

Photo :
  • Dok. Microsoft

Bagi pengguna yang terbiasa mengisi daya dari sisi kiri atau memilih port berdasarkan posisi meja, batasan ini cukup terasa. Microsoft belum menjelaskan alasan hanya satu port yang dibuat kompatibel dengan konektor magnetik, padahal laptop ini berada di kelas harga tinggi dan memiliki beberapa port USB-C.

Kabelnya juga lebih lebar karena memuat komponen tambahan untuk sistem magnetik. Dalam kondisi tertentu, ukuran tersebut dapat menghalangi port di sebelahnya, terutama jika posisi port laptop berdekatan atau pengguna sedang memasang aksesori berukuran besar.

Nvidia Spark dan Harga Laptop Premium

Surface Laptop Ultra menggunakan platform Nvidia Spark. Materi yang tersedia belum merinci prosesor, kapasitas RAM, penyimpanan, ukuran layar, resolusi, atau daya tahan baterainya, sehingga penilaian performa harian belum bisa dibuat hanya dari informasi pengisian daya.

Adaptor USB-C 140W Surface Laptop Ultra dirancang dengan ukuran yang ringkas.

Photo :
  • Dok. Microsoft

Microsoft membuka pemesanan awal Surface Laptop Ultra dengan harga mulai sekitar Rp46 jutaan ($2,600). Nominal itu menempatkannya di wilayah laptop premium, bukan perangkat yang dibeli hanya karena membutuhkan mesin untuk mengetik, rapat daring, atau mengolah dokumen.

Dengan harga tersebut, pembeli tentu akan memperhatikan hal-hal di luar kabel charger. Performa Nvidia Spark, kualitas layar, manajemen panas, daya tahan baterai, serta kemudahan servis akan sama pentingnya dengan konektor magnetik. Fitur pengisian ini membantu rutinitas, tetapi belum cukup untuk menentukan nilai keseluruhan laptop.

Jadi, Siapa yang Cocok Membelinya?

Surface Laptop Ultra cocok bagi pengguna yang sering bekerja dengan laptop berdaya besar dan menginginkan konektor pengisian yang mudah dilepas saat kabel tersenggol. Kabel magnetik juga bisa mengurangi kerepotan memasang konektor di ruang kerja yang sempit, selama pengguna tidak berharap kabel itu dapat dipakai ke semua perangkat USB-C.

Tampilan terurai memperlihatkan komponen tambahan pada rancangan kabel USB-C magnetik.

Photo :
  • Dok. Microsoft

Sebaliknya, pengguna yang mengandalkan satu charger untuk laptop, ponsel, tablet, dan aksesori lain perlu memperhitungkan keterbatasan konektor. Adaptor 140W-nya dapat berfungsi sebagai charger USB-C umum, tetapi kabel magnetiknya tidak universal. Tiga port USB-C pun tidak semuanya mendukung sistem magnetik.

Belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal masuknya Surface Laptop Ultra ke Tanah Air. Untuk saat ini, perangkat tersebut lebih tepat dilihat sebagai laptop premium dengan fitur pengisian yang menarik, tetapi masih memiliki batas penggunaan yang jelas. Microsoft berhasil membuat proses mencolokkan charger terasa lebih sederhana, namun calon pembeli tetap perlu menimbang harga Rp46 jutaan dan spesifikasi utama yang belum diumumkan lengkap sebelum mengambil keputusan.