Tuxedo Stellaris 16 Gen 8 Bawa RAM 128GB dan RTX 5090, Laptop Gaming Linux Terkencang?

Tuxedo Stellaris 16 Gen 8 laptop gaming dengan desain aluminium berwarna gelap terbuka di atas meja, menunjukkan keyboard backlit.
Sumber :
  • Dok. Tuxedo

GadgetVIVA - Tuxedo, pabrikan asal Jerman yang cukup dikenal di kalangan komunitas open-source, baru saja memperkenalkan laptop terbaru mereka. Namanya Stellaris 16 Gen 8. Bukan laptop sembarangan, perangkat ini menyasar pengguna profesional dan gamer kelas atas yang menginginkan performa gahar tanpa harus meninggalkan ekosistem Linux.

img_title Asus ROG Zephyrus G14 Kehilangan RAM 16 GB Usai RMA, Ini Penyebab Teknisnya

Yang langsung menonjol dari Stellaris 16 Gen 8 adalah speknya yang luar biasa. Laptop ini bisa dikonfigurasi dengan prosesor Intel Core Ultra 9 290HX (bukan 275HX seperti bocoran awal) yang memiliki 24 inti, serta GPU laptop dari jajaran GeForce RTX 50 Series, mulai dari RTX 5070 Ti hingga yang paling beast, RTX 5090. Bukan itu saja, kapasitas RAM maksimalnya mencapai 128 GB DDR5-6400. Angka yang bahkan membuat sebagian besar PC desktop sekalipun merasa iri.

Performa CPU yang Menyaingi Apple M5 Max

img_title Nvidia RTX Spark N1X Kombinasikan CPU ARM dan GPU Blackwell, Bawa Standar Baru Laptop

Tuxedo mengklaim bahwa Intel Core Ultra 9 290HX Plus yang tertanam di Stellaris 16 Gen 8 mampu mendekati performa multithreaded Apple M5 Max. Bedanya hanya sekitar 8 persen. Jika dibandingkan dengan CPU kompetitor dari AMD, yaitu Ryzen 9 9955HX "Fire Range", prosesor Intel ini disebut-sebut lebih unggul hingga 10 persen. Artinya, tugas-tugas berat seperti rendering 3D, kompilasi kode, atau simulasi ilmiah bisa dijalankan dengan sangat mulus.

Tampak depan layar Tuxedo Stellaris 16 Gen 8 yang terbuka, memperlihatkan bingkai tipis dan desain engsel yang kokoh.

Photo :
  • Dok. Tuxedo

img_title Aorus Master 16 Gen 2 Bawa Ryzen 9 9955HX3D dan RTX 5090, Seberapa Kencang Performa Gamingnya?

Tiga Pilihan Layar Premium dengan Refresh Rate Tinggi

Untuk urusan visual, Tuxedo memberikan tiga opsi panel yang semuanya berukuran 16 inci. Pertama, panel IPS standar dengan resolusi 2560 x 1600 piksel, kecerahan 500 nit, cakupan warna 100% P3, dan refresh rate 300 Hz. Kedua, panel mini-LED yang menawarkan kecerahan puncak HDR 1000 nit dan local dimming. Ketiga, panel OLED dengan refresh rate 240 Hz dan kecerahan HDR hingga 1000 nit, plus kemampuan pixel-level dimming untuk kontras yang sempurna. Semua opsi sama-sama tajam dan responsif.

Tampak belakang Tuxedo Stellaris 16 Gen 8 yang tebal, menunjukkan port I/O lengkap dan kisi-kisi ventilasi.

Photo :
  • Dok. Tuxedo

Fitur dan Port I/O yang Lengkap

Stellaris 16 Gen 8 hadir dengan bodi aluminium penuh. Meskipun tergolong tebal (2,8 cm) dan berat (mulai 2,6 kg), itu wajar mengingat hardware high-end yang diusungnya. Baterainya berkapasitas 99 Wh, cukup besar untuk menemani aktivitas sehari-hari. Untuk penyimpanan, ada dua slot M.2 2280 (PCIe 5 dan PCIe 4) serta dukungan WiFi 7.

Yang menarik, laptop ini juga mendukung sistem liquid cooling eksternal bernama Tuxedo Aquaris. Cocok bagi Anda yang ingin memaksimalkan performa tanpa khawatir thermal throttling. Urusan konektivitas juga tidak main-main: tiga USB 3.2 Gen 1 Type-A, satu Thunderbolt 4 Type-C, satu USB 3.2 Gen 2 Type-C, card reader SD UHS-II, HDMI 2.1, mini DisplayPort 2.1, dan port Ethernet 2.5G. Semua kebutuhan koneksi perangkat keras dapat terpenuhi.

Harga dan Ketersediaan di Tanah Air

Tuxedo Stellaris 16 Gen 8 mulai dijual di pasar Eropa dengan harga dasar €2.795 atau setara dengan sekitar Rp57,3 jutaan (€2.795). Konfigurasi dasar ini sudah termasuk GPU RTX 5070 Ti Laptop, RAM 16 GB, layar IPS standar, dan SSD 500 GB. Tentu saja, harga akan melonjak signifikan jika Anda memilih konfigurasi puncak dengan RTX 5090, RAM 128 GB, dan layar OLED.

Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan laptop ini di Indonesia. Namun, penggemar Linux Tanah Air yang berminat bisa memesannya secara langsung melalui toko online resmi Tuxedo Computer.

Menimbang Posisi Tuxedo Stellaris 16 Gen 8 di Kelasnya

Laptop ini bukanlah perangkat untuk semua orang. Dengan dimensi yang besar dan bobot yang lumayan, portabilitas bukanlah prioritas utama. Namun, jika Anda adalah seorang profesional yang membutuhkan workstation Linux dengan performa absolut, atau seorang gamer yang ingin menjalankan game-game AAA di resolusi tinggi dengan setting maksimal, Stellaris 16 Gen 8 adalah pilihan yang sangat menarik.

Yang membedakannya dari kompetitor adalah komitmen terhadap ekosistem Linux. Tuxedo memastikan semua komponen berfungsi out-of-the-box tanpa perlu tweak driver yang rumit. Ini adalah nilai jual utama yang sulit ditemukan di laptop high-end lainnya.

Pertimbangkan Stellaris 16 Gen 8 jika prioritas utama Anda adalah performa mentah, dukungan penuh terhadap Linux, dan Anda tidak terlalu mementingkan faktor portabilitas. Namun, tahan dulu niat Anda jika Anda membutuhkan laptop yang ringan untuk dibawa bepergian setiap hari atau memiliki anggaran terbatas, karena harga konfigurasi puncaknya bisa sangat tinggi.