AI Ubah Arah Transformasi Digital di Berbagai Sektor

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Indonesia, Veranita Yosephine
Sumber :
  • Telkom

Pilar Intelligence berfokus pada kesiapan data, pemanfaatan AI, serta kemampuan organisasi mengolah wawasan menjadi keputusan. Sementara itu, Trust menempatkan keamanan siber, perlindungan data, kepatuhan, dan tata kelola AI sebagai fondasi penting. Aspek kepercayaan menjadi krusial karena adopsi AI yang semakin luas harus tetap disertai akuntabilitas dan pengendalian risiko.

img_title Timex Deepwater Meridian 200 HEV Automatic Resmi Meluncur, Bawa Bezel Safir dan Keramik

Selanjutnya, Infrastructure mencakup konektivitas, cloud, data center, serta fondasi digital yang andal dan skalabel. Adapun Collaboration menegaskan bahwa transformasi AI tidak dapat dijalankan sendiri oleh satu perusahaan. Kolaborasi antara enterprise, telko, penyedia teknologi, investor, pemerintah, dan regulator diperlukan untuk membangun standar, kemitraan, serta ekosistem AI yang bertanggung jawab.

Telkom Perluas Kolaborasi Digital

img_title OpenAI Hentikan GPT-5.5 pada Oktober 2026, Pengguna Codex Perlu Segera Migrasi

Kehadiran ignitePRO juga memperluas pembahasan BATIC dari konektivitas dan infrastruktur digital menuju penciptaan dampak bisnis berbasis teknologi. Telkom Solution, sebagai payung solusi digital Telkom, menegaskan perannya dalam mendukung kebutuhan enterprise melalui konektivitas, infrastruktur digital, solusi AI, cloud, keamanan siber, dan kolaborasi dengan mitra teknologi global.

Chief Commercial Officer Telin, Kharisma, menyampaikan bahwa tantangan enterprise saat ini bukan lagi menentukan apakah AI, cloud, dan otomasi perlu diadopsi. Sebaliknya, perusahaan perlu memastikan data, infrastruktur, keamanan, SDM, serta mitra ekosistem telah siap mendukung eksekusi yang andal dalam skala besar.

img_title Samsung Galaxy A18 4G Resmi Meluncur, Bawa Exynos 1610 dan Galaxy AI

ignitePRO BATIC 2026 menegaskan bahwa masa depan enterprise bukan hanya tentang penggunaan AI, melainkan kemampuan membangun organisasi yang siap memanfaatkan AI secara bertanggung jawab. Ketika data, keamanan, infrastruktur, talenta, dan kolaborasi berjalan selaras, AI berpotensi menjadi mesin baru bagi produktivitas, inovasi, dan pertumbuhan bisnis di Indonesia maupun Asia Pasifik.