3 Doa Menghadapi Banjir yang Diajarkan Rasulullah dan Nabi Nuh

3 Doa Menghadapi Banjir yang Diajarkan Rasulullah dan Nabi Nuh
Sumber :
  • Youtube

Gadget – Setiap tahun, ketika hujan deras mulai turun secara terus-menerus, risiko banjir semakin nyata. Bencana alam ini sering kali tidak bisa dihindari dan memaksa kita untuk selalu waspada. Selain upaya lahir seperti menjaga lingkungan dan drainase rumah, ada hal penting yang tak boleh dilupakan, yaitu berdoa kepada Allah SWT sebagai bentuk tawakal. Ada beberapa doa menghadapi musibah banjir yang bisa diamalkan agar kita tetap tenang dan dilindungi oleh-Nya.

img_title Casio Baby-G BGD-565FG Hadirkan Nuansa Grunge 90an, Ini Detail Spesifikasinya

Banjir bisa terjadi karena banyak faktor. Faktor alami seperti intensitas hujan yang tinggi atau meluapnya sungai memang jadi penyebab utama. Namun, ulah manusia seperti kerusakan lingkungan dan pembangunan liar juga memperparah situasi. Walau demikian, umat Islam percaya bahwa setiap ujian yang datang mengandung hikmah jika disikapi dengan sabar dan taqwa. Bahkan Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk selalu berdoa ketika menghadapi segala macam musibah, termasuk banjir.

Kumpulan Doa untuk Hadapi Banjir

img_title BioWare Resmi Ditutup EA, Proyek Game Mass Effect Terbaru Ikut Dibatalkan

1. Doa Umum Ketika Terkena Musibah

Saat musibah melanda, umat Islam diajarkan untuk bersabar dan langsung mengingat Allah SWT. Salah satu doa yang paling populer adalah:

img_title ReVamp Batalkan Playtest Steam Karena Ancaman AI Clone, Apa Dampaknya Bagi Developer Indie?

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أَجِرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Allâhumma ajirni fî mushibati wa akhlif li khairan minha.

Makna doa: “Sesungguhnya kami milik Allah dan hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, berikanlah aku pahala dalam musibahku ini dan gantilah dengannya dengan yang lebih baik.”

Dengan membaca doa ini, kita menyerahkan segala urusan kepada Allah, serta berharap banjir segera reda dan musibah mendatangkan manfaat yang tidak terduga.

2. Doa Nabi Nuh Saat Menghadapi Banjir Besar

Kisah Nabi Nuh AS merupakan salah satu pelajaran penting tentang bagaimana sikap tunduk kepada Allah saat bencana hebat terjadi. Saat air bah menggenangi bumi, beliau berdoa:

وَقِيلَ يَا أَرْضُ ابْلَعِي مَاءَكِ وَيَا سَمَاءُ أَقْلِعِي وَغِيضَ الْمَاءُ وَقُضِيَ الْأَمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُودِيِّ وَقِيلَ بُعْدًا لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Wa qila ya arḍu blā‘ī mā’aki wa yā samā`u aqli‘ī wa ghiḍdal mā’u wa quḍiyal amru wastawat ‘alal jūdiyyi wa qila bu’dan lil qawmizh zhālimīn.

Artinya: “Dan dikatakan, ‘Hai bumi, telanlah airmu, dan hai langit, berhentilah!’ Lalu airpun disurutkan, urusan pun diselesaikan, dan bahtera itupun berlabuh di atas Bukit Judi. Dan dikatakan, ‘Kebinasaanlah bagi kaum yang dzalim.’” (QS Hud: 44)

Halaman Selanjutnya
img_title