Laptop Ringkas Microsoft Ini Naik Kelas dengan Snapdragon X2 dan SSD yang Bisa Diganti

Surface Laptop 13-inch (2nd Edition) membawa Snapdragon X2 Plus dan baterai hingga 18 jam.
Sumber :
  • Dok. Microsoft via Notebookcheck

GadgetVIVA - Microsoft memperbarui Surface Laptop 13 inci dengan perubahan yang cukup terasa, terutama pada bagian prosesor dan daya tahan baterai. Surface Laptop 13-inch (2nd Edition) kini memakai Snapdragon X2 Plus X2P-42-100, menawarkan baterai hingga 18 jam untuk pemakaian web aktif, serta tetap menyediakan SSD M.2 yang bisa diganti pengguna.

img_title Microsoft Rilis Firmware Perdana Surface Laptop Ultra Perbaiki Bug Layar dan Daya

Laptop ini mulai dijual secara global pada 13 Oktober dengan harga awal sekitar Rp21,2 jutaan ($1,199). Konfigurasi tersebut membawa RAM LPDDR5X 16 GB dan penyimpanan 256 GB. Microsoft juga menyiapkan varian RAM 24 GB dengan penyimpanan 512 GB, serta pilihan warna Black, Platinum, dan Violet.

Untuk pembeli di Tanah Air, belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal masuk Indonesia. Jadi, angka Rp21,2 jutaan hanya perkiraan dari harga global, belum termasuk pajak, biaya distribusi, dan penyesuaian harga ketika produk resmi tersedia secara lokal.

img_title HP Star Book Air 14 Resmi Meluncur, Laptop OLED Tipis 1,16 Kg dengan Baterai Diklaim Tahan 42,5 Jam

Ukurannya Ringkas, Tetapi Fitur Intinya Tidak Dipangkas

Surface Laptop 13-inch (2nd Edition) hadir sebagai laptop yang secara fisik lebih kecil dibandingkan Surface Laptop 8 standar. Meski begitu, Microsoft masih mempertahankan beberapa fitur penting untuk pengguna harian, termasuk layar berformat 3:2, koneksi modern, serta penyimpanan yang dapat ditingkatkan.

img_title Microsoft Surface Laptop Ultra Bawa Mini-LED 2.000 Nits, Mengapa Layarnya Justru Mengecewakan?

Layar IPS berukuran 13 inci ini memiliki resolusi 1.920 x 1.280 piksel dan kerapatan 178 PPI. Format 3:2 terasa lebih tinggi daripada layar laptop 16:9 pada umumnya, sehingga ruang vertikalnya lebih nyaman untuk membaca dokumen, mengedit tulisan, melihat halaman web, atau mengerjakan spreadsheet.

Layar IPS 13 inci Surface Laptop memiliki resolusi 1.920 x 1.280 piksel dan kecerahan hingga 500 nit.

Photo :
  • Dok. Microsoft via Notebookcheck

Kecerahan puncaknya mencapai 500 nit. Angka ini membantu saat laptop digunakan di ruangan terang atau dekat jendela, walaupun tetap belum bisa menggantikan pengalaman layar dengan lapisan khusus untuk pemakaian di bawah sinar matahari langsung.

Catatan pentingnya ada pada refresh rate. Surface Laptop 13-inch (2nd Edition) masih memakai refresh rate 60 Hz. Artinya, gerakan kursor, perpindahan halaman, dan animasi tidak akan terasa sesmooth laptop dengan layar 90 Hz atau 120 Hz, tetapi angka 60 Hz masih cukup untuk pekerjaan kantor, belajar, rapat online, dan konsumsi video.

Snapdragon X2 Jadi Perubahan Terbesar

Microsoft mengganti prosesor generasi sebelumnya dengan Snapdragon X2 Plus X2P-42-100. Chip ini memiliki enam inti CPU dan, berdasarkan klaim yang disebutkan dalam informasi peluncuran, mampu mengungguli Intel Core Ultra 5 325 serta Snapdragon X Plus X1P-42-100 yang digunakan pada model Surface Laptop 13 inci sebelumnya.

Bagi pengguna, peningkatan ini seharusnya terasa dalam aktivitas seperti membuka banyak tab, berpindah aplikasi, mengedit dokumen, dan menjalankan pekerjaan berbasis web. Namun, kinerja akhir tetap akan dipengaruhi kapasitas RAM, jenis aplikasi, serta dukungan aplikasi Windows untuk arsitektur Snapdragon.

Model dengan RAM 16 GB sudah cukup untuk kebutuhan umum seperti mengetik, rapat video, browsing, streaming, dan mengelola dokumen. Jika laptop dipakai untuk membuka banyak aplikasi sekaligus atau bekerja dengan file berukuran besar, varian RAM 24 GB menawarkan ruang lebih lega untuk pemakaian jangka panjang.

Microsoft menyediakan Surface Laptop 13-inch (2nd Edition) dalam warna Black, Platinum, dan Violet.

Photo :
  • Dok. Microsoft via Notebookcheck

Microsoft juga memperbarui konektivitasnya. Laptop ini mendukung Bluetooth 5.4 dan Wi-Fi 7. Dengan router yang kompatibel, Wi-Fi 7 dapat membantu koneksi nirkabel tetap cepat dan lebih siap menghadapi kebutuhan transfer file besar, konferensi video, serta penggunaan jaringan bersama di rumah atau kantor.

Port fisiknya tergolong praktis untuk laptop ringkas. Pengguna mendapatkan USB 3.2 Type-A, USB 3.2 Type-C, dan jack audio 3,5 mm. Kehadiran USB-A berarti Anda masih bisa menyambungkan mouse, flash drive, atau aksesori lama tanpa dongle tambahan, sementara USB-C dapat digunakan untuk aksesori modern.

Baterai Lebih Panjang, SSD Tidak Dikunci Permanen

Microsoft memperkirakan Surface Laptop 13-inch (2nd Edition) mampu bertahan hingga 18 jam untuk pemakaian web aktif. Angka ini meningkat 12,5 persen dibandingkan model sebelumnya, sekaligus diklaim 28 persen lebih lama daripada varian 13 inci berbasis Intel Panther Lake.

Dalam pemakaian nyata, daya tahan baterai tetap bisa berbeda karena tingkat kecerahan layar, jumlah aplikasi yang berjalan, kualitas sinyal Wi-Fi, dan jenis pekerjaan yang dilakukan, tetapi peningkatan tersebut punya manfaat jelas: pengguna tidak perlu terlalu sering mencari colokan saat bekerja dari kafe, mengikuti kelas, atau berpindah ruang rapat.

Laptop berbasis Snapdragon juga biasanya menarik bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas. Baterai yang lebih tahan membantu mengurangi kebiasaan membawa adaptor ke mana-mana, meski durasi 18 jam dari pengujian resmi tidak sebaiknya dianggap sebagai angka pasti untuk semua skenario.

Penyimpanan M.2 2230 pada Surface Laptop 13-inch (2nd Edition) dapat diganti pengguna dan mendukung drive PCIe 4.0.

Photo :
  • Dok. Microsoft via Notebookcheck

Hal lain yang cukup menarik adalah penggunaan penyimpanan M.2 2230 UFS 256 GB pada konfigurasi awal. Microsoft menyatakan penyimpanan ini tetap dapat di-upgrade oleh pengguna dengan dukungan drive PCIe 4.0. Fleksibilitas tersebut membuat laptop lebih mudah disesuaikan ketika kapasitas bawaan mulai terasa sempit.

Banyak laptop tipis modern mengandalkan penyimpanan yang sulit diganti atau langsung tertanam di papan utama. Karena itu, dukungan SSD yang dapat diganti menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menyimpan banyak foto, video, proyek kerja, atau gim berukuran besar. Namun, proses penggantian tetap membutuhkan drive berukuran dan spesifikasi yang sesuai, serta kehati-hatian agar tidak merusak komponen lain.

Apakah Harga Globalnya Masuk Akal?

Harga awal sekitar Rp21,2 jutaan ($1,199) menempatkan Surface Laptop 13-inch (2nd Edition) di kelas laptop premium. Konfigurasi dasar memang sudah menawarkan RAM 16 GB, tetapi kapasitas penyimpanan 256 GB bisa cepat terasa terbatas bagi pengguna yang sering menyimpan file lokal.

Varian dengan RAM 24 GB dan penyimpanan 512 GB lebih menarik untuk pemakaian jangka panjang, terutama bagi pekerja kreatif ringan, mahasiswa, atau pengguna yang ingin laptop ringkas tanpa harus langsung membeli SSD tambahan. Microsoft menyediakan tiga pilihan warna: Black, Platinum, dan Violet.

Namun, harga tersebut perlu dilihat bersama catatan kompatibilitas aplikasi Windows berbasis Snapdragon. Sebagian besar aplikasi populer sudah tersedia atau dapat berjalan melalui lapisan kompatibilitas, tetapi aplikasi tertentu, terutama perangkat lunak lama atau aksesori dengan driver khusus, bisa membutuhkan pemeriksaan tambahan sebelum membeli.

Surface Laptop 13-inch (2nd Edition) paling masuk akal untuk pengguna yang mengutamakan bodi ringkas, baterai panjang, koneksi Wi-Fi terbaru, dan opsi mengganti penyimpanan. Layar 60 Hz menjadi catatan bagi mereka yang menginginkan animasi lebih mulus, sedangkan harga globalnya cukup tinggi untuk konfigurasi dengan SSD 256 GB.

Microsoft belum mengumumkan harga maupun jadwal rilis resmi laptop ini di Tanah Air. Sampai informasi lokal tersedia, calon pembeli sebaiknya tidak menjadikan konversi harga global sebagai patokan akhir.

  • Pertimbangkan Surface Laptop 13-inch (2nd Edition) jika Anda membutuhkan laptop ringkas dengan baterai panjang, RAM besar, dan SSD yang dapat di-upgrade.
  • Pilih varian 24 GB RAM dan 512 GB jika laptop akan dipakai untuk multitasking berat atau penyimpanan file lokal.
  • Tahan dulu kalau Anda membutuhkan layar refresh rate tinggi, kompatibilitas penuh dengan aplikasi Windows lama, atau harga resmi Indonesia yang sudah jelas.
  • Periksa dukungan aplikasi dan aksesori sebelum membeli, terutama jika pekerjaan Anda bergantung pada software khusus.